Xiaomi Tetap Agresif Luncurkan Produk Meski Pasokan Chip Terbatas
Kredit Foto: Reuters/Dado Ruvic
Di tengah tekanan pasokan komponen global, Xiaomi Indonesia memastikan agenda peluncuran produk tetap berjalan sesuai rencana.
Perusahaan memilih mempertahankan ritme ekspansi meski pasar sedang dihadapkan pada keterbatasan chipset dan memori.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, dalam rangkaian peluncuran Redmi Note 15 Series di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa kelangkaan semikonduktor tidak menjadi alasan untuk menunda peluncuran lini produk di berbagai segmen.
“Kalau misalnya penundaan (perilisan produk), saya rasa enggak,” ujar Andi, Kamis (22/1/2025).
Menurut dia, Xiaomi telah menyiapkan perencanaan produk jauh sebelum tekanan pasokan global semakin terasa.
Setiap lini yang dijadwalkan rilis pada 2026, kata Andi, telah masuk dalam peta pengembangan sejak tahun sebelumnya.
“Jauh sebelum fenomena ini (kelangkaan semikonduktor), setiap produk yang kita akan launching di 2026, di tahun 2025 kita sudah punya product mapping-nya,” ucapnya.
Dengan pendekatan tersebut, keterbatasan chip akibat lonjakan kebutuhan teknologi berbasis kecerdasan buatan tidak mengubah peta jalan perusahaan.
Xiaomi juga memastikan portofolio produk tetap tersebar merata dari segmen entry level hingga flagship.
Selain ponsel, ekspansi akan diperluas ke produk ekosistem seperti gadget dan perangkat rumah tangga.
Andi menyebut perusahaan telah memiliki pengalaman menghadapi situasi serupa pada periode krisis sebelumnya.
“2026 itu hanya challenge satu hal. Kita sudah pernah mengalami ini di tahun 2020,” kata dia.
Di sisi lain, Xiaomi mengakui pasar smartphone nasional mengalami kontraksi sekitar 5% sepanjang tahun lalu.
Baca Juga: Xiaomi Perkuat Pasar Menengah Lewat REDMI Note 15
Meski demikian, tekanan pasar tersebut tidak mengubah arah strategi perusahaan di Indonesia.
“Itu tidak menutup semangat kami untuk membawa teknologi dan produk-produk yang akan mengejutkan Indonesia,” ujar Andi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: