Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Pagi Hari Ini Kamis (29/1) Terjun Bebas ke Level 7.000-an

        IHSG Pagi Hari Ini Kamis (29/1) Terjun Bebas ke Level 7.000-an Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka lesu ke level 8.027,82 pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.01 WIB, IHSG terpantau semakin ambruk dengan penurunan 4,15% ke level 7.975,22.

        Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi rapor merah. Sebanyak 435 saham bergerak merosot, 131 saham stagnan dan hanya 97 saham yang mampu bergerak naik. 

        Per pagi hari ini, IHSG mencatatkan volume transaksi 2,03 miliar lembar saham dengan frekuensi 148.615 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp2,68 triliun. 

        Baca Juga: Meski Bikin IHSG Anjlok, Sikap MSCI Dinilai Bisa Bermanfaat untuk Ekosistem Pasar Modal Indonesia

        PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalami penurunan tajam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dengan koreksi 15% ke level Rp1.955. Diikuti PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) yang anjlok 15% ke Rp272 dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang ambles 14,98% ke Rp1.930.

        Adapun saham yang masih mampu mencatat kenaikan adalah PT Victoria Insurance Tbk (VINS) yang meroket 30,77% ke Rp238, PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang melejit 23,02% ke Rp342 dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) yang terbang 18,25% menjadi Rp298. 

        Baca Juga: Dana Asing Kabur Rp6,17 Triliun Kala IHSG Ambrol 8%, Saham-saham Ini Jadi Korban

        Pelemahan IHSG hari ini melanjutkan kondisi sehari sebelumnya, Rabu (28/1). Kemarin, IHSG ditutup tumbang 659,67 poin atau 7,35% ke level 8.320,55.

        Kondisi tersebut terjadi setelah pengelola indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi melakukan pembekuan sementara terhadap sejumlah perubahan indeks yang melibatkan saham-saham Indonesia.

        Kebijakan ini diambil di tengah meningkatnya perhatian investor global terhadap transparansi data kepemilikan saham serta aspek investabilitas pasar domestik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: