Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Lanjutkan Buyback Saham, Allo Bank (BBHI) Gelontorkan Rp60,65 Miliar

        Lanjutkan Buyback Saham, Allo Bank (BBHI) Gelontorkan Rp60,65 Miliar Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) kembali melanjutkan pembelian kembali atau buyback saham di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi. Dalam aksi ini, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp60,65 miliar. 

        Dana tersebut merupakan bagian dari total alokasi buyback senilai Rp200 miliar yang telah disiapkan Allo Bank sejak Oktober 2025. Hingga periode Oktober 2025 sampai dengan 29 Januari 2026, perseroan telah merealisasikan pembelian kembali saham dengan nilai mencapai Rp119,37 miliar.

        "Perseroan merencanakan untuk kembali melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sesuai POJK 13/2023, Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023 dan Surat OJK No. S-102/D.04/2025 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan," kata Corporate Secretary & PMO Division Head Alloh Bank, Stacey Aryadi Suryoputro.

        Baca Juga: Saham Terus Merosot, Emiten RS Hermina (HEAL) Gelar Buyback Rp200 Miliar

        Ia menambahkan, pelaksanaan buyback kali ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia secara bertahap. Prosesnya ditargetkan rampung dalam jangka waktu paling lambat tiga bulan, terhitung sejak 30 Januari 2026 hingga 29 April 2026.

        Lebih lanjut, Stacey menegaskan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku, perseroan dapat melaksanakan buyback tanpa perlu meminta persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

        “Sesuai dengan Pasal 7 POJK 13/2023 dan Surat OJK No. S-102/D.04/2025, Perseroan dapat melaksanakan Pembelian Kembali Saham tanpa memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan,” katanya.

        Allo Bank meyakini aksi korporasi ini tidak akan menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, likuiditas, maupun prospek pertumbuhan perseroan. Dengan kondisi keuangan yang dinilai solid, Allo Bank optimistis buyback dapat dijalankan tanpa mengganggu operasional. 

        Baca Juga: Izin Investor, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp1,5 Triliun

        “Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan dana kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta pembelian kembali saham,” pungkas Stacey.

        Untuk diketahui, aksi buyback ini dilakukan di tengah penurunan harga saham BBHI. Pada perdagangan Kamis (29/1), saham Allo Bank ditutup melemah 4,14% ke level Rp1.275. Secara mingguan, saham ini tercatat turun 13,56% dan telah ambruk 14,43% sepanjang tahun berjalan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: