Askrindo dan Bank Kalsel Perkuat Sinergi Optimalkan Pertumbuhan Sektor Konstruksi Daerah
Kredit Foto: Istimewa
Berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan sektor konstruksi di Kalimantan Selatan mencapai 7,52% pada Triwulan III-2025 jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q).
Sehingga bidang ini menjadi penggerak penting perekonomian lokal.
Tidak hanya itu, pada Triwulan IV-2024 kontribusi sektor konstruksi terhadap pertumbuhan ekonomi bahkan mencapai 11,69%, yang menunjukkan tingginya dinamika investasi dan pembangunan di provinsi tersebut.
Kondisi ini semakin diperkuat dengan peran Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pembangunannya terus mengalami percepatan memasuki tahun 2026.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah melalui kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel).
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Asuransi Kredit Konstruksi dan Non-Konstruksi yang berlangsung di Graha Askrindo, Jakarta.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, dan Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor.
Lewat kerja sama ini, Askrindo memberikan pelindungan menyeluruh atas portofolio kredit Bank Kalsel, baik pada sektor konstruksi maupun non-konstruksi seperti pengadaan barang dan/atau jasa, guna mendukung penyaluran pembiayaan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bank Kalsel merupakan bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan sekaligus penguatan peran Askrindo dalam mendukung pembangunan nasional daerah khususnya Kalimantan Selatan.
“Sinergi ini merupakan bagian dari komitmen kami guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan underwriting dan ketentuan tarif yang kompetitif, kami memastikan mitra BPD mendapatkan solusi proteksi yang optimal guna mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Budhi.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor, menilai Askrindo sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan bisnis pembiayaan Bank Kalsel.
“Bagi kami, Askrindo sudah menjadi mitra strategis yang selalu sejalan dengan kebutuhan bisnis Bank Kalsel. Setiap kali kami mengembangkan produk pembiayaan, Askrindo selalu siap mendukung sejak awal. Sinergi ini memberi kami kepercayaan diri untuk terus menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan,” kata Akhmad Fauzi.
Lebih lanjut, kerja sama ini juga menjadi tonggak penting bagi Askrindo dalam mendorong standarisasi layanan asuransi kredit bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD).
“Lewat kerja sama ini, kami ingin layanan asuransi kredit Askrindo makin praktis dan mudah diakses oleh mitra perbankan. Kami benahi dari hulu ke hilir, mulai dari perizinan produk, struktur tarif, sampai proses klaim dan subrogasi, supaya semuanya bisa berjalan lebih simpel, transparan, dan cepat merespons kebutuhan di lapangan,” lanjut Budhi.
Dengan adanya pelindungan risiko yang komprehensif dari Askrindo serta sinergi yang kuat dengan Bank Kalsel, diharapkan pembiayaan sektor produktif di Kalimantan Selatan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: