Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Snapdragon 8s Gen 3 di Vivo V70 Elite, Seberapa Kencang Buat Gaming?

        Snapdragon 8s Gen 3 di Vivo V70 Elite, Seberapa Kencang Buat Gaming? Kredit Foto: Vivo V70 Elite
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Vivo V70 Series kembali menarik perhatian karena strategi performanya tidak hanya mengandalkan peningkatan angka spesifikasi, tetapi juga diferensiasi chipset yang jelas antar varian.

        Vivo V70 Elite dikabarkan mengusung Snapdragon 8s Gen 3, sementara Vivo V70 reguler memakai Snapdragon 7 Gen 4 yang tetap berada di kelas menengah atas.

        Perbedaan ini menunjukkan bahwa Vivo tidak sekadar membuat versi “Pro” kosmetik, melainkan benar-benar memisahkan segmen pengguna berdasarkan kebutuhan performa.

        Snapdragon 8s Gen 3 dikenal sebagai chipset yang mendekati performa flagship dengan arsitektur CPU dan GPU yang dirancang untuk beban berat.

        Chipset tersebut membawa konfigurasi inti berperforma tinggi yang membuatnya sanggup menangani game berat, editing video, dan multitasking intensif dengan lebih stabil.

        Di sisi lain, Snapdragon 7 Gen 4 tetap menawarkan performa kencang untuk penggunaan harian, gaming populer, dan konsumsi multimedia tanpa terasa lambat.

        Perbedaan kelas ini membuat V70 Elite lebih relevan bagi pengguna yang menginginkan performa mendekati flagship namun dengan harga lebih terjangkau.

        Sementara itu, V70 standar diarahkan untuk konsumen yang mengutamakan keseimbangan antara performa, efisiensi daya, dan harga yang lebih ramah.

        Dari sisi konsumsi daya, Snapdragon 8s Gen 3 dibangun dengan fabrikasi modern yang menjaga efisiensi meski performanya tinggi.

        Artinya, pengguna tetap bisa mendapatkan tenaga besar tanpa mengorbankan daya tahan baterai secara drastis.

        Snapdragon 7 Gen 4 sendiri biasanya dikenal irit daya sehingga cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan ponsel tahan lama.

        Untuk gaming, V70 Elite berpotensi menjalankan judul berat seperti Genshin Impact atau game FPS kompetitif pada setting grafis tinggi dengan frame rate stabil.

        V70 reguler masih sangat mumpuni untuk game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan COD Mobile pada setting menengah hingga tinggi.

        Strategi dua chipset ini juga memberi fleksibilitas bagi konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan tanpa harus membayar mahal untuk performa yang tidak diperlukan.

        Pendekatan tersebut semakin relevan di 2026 ketika pasar mid-range dipenuhi pengguna yang lebih sadar spesifikasi dan value.

        Jika dikombinasikan dengan layar refresh rate tinggi, baterai besar, dan kamera kolaborasi ZEISS yang dirumorkan hadir, seri ini berpotensi menjadi paket lengkap.

        Secara bisnis, langkah Vivo memisahkan kelas performa ini dapat memperluas jangkauan pasar tanpa saling “memakan” penjualan antar model.

        Baca Juga: Rekomendasi HP Vivo RAM 8 GB dengan Kamera Berkualitas Harga Terjangkau 2026

        Pada akhirnya, keputusan dua varian CPU ini terlihat sebagai strategi matang untuk bersaing di pasar hp cepat gaming 2026 midrange.

        Bila harga tetap kompetitif, Vivo V70 Elite berpeluang menantang ponsel flagship lite dari brand lain yang bermain di kisaran harga serupa.

        Langkah ini menegaskan bahwa di kelas menengah modern, strategi performa kini sama pentingnya dengan kamera dan desain.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: