Kredit Foto: Istimewa
Peran jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas dunia usaha.
Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi dengan Jurnalis yang digelar APINDO Jawa Barat dengan mengangkat tema Peran Jurnalis dalam Menciptakan Kondusivitas Dunia Usaha di Bandung, Rabu (18/2/2026)
Ketua DPP APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu Astutik, mengapresiasi rekan-rekan jurnalis, jajaran pengurus DPP APINDO, serta para Ketua DPK APINDO se-Jawa Barat yang hadir. Menurutnya, kehadiran berbagai pihak mencerminkan semangat kolaborasi dan keterbukaan antara dunia usaha dan media.
“Terima kasih atas komitmen rekan-rekan jurnalis yang selama ini menjadi mitra penting dunia usaha. Silaturahmi ini menunjukkan bahwa komunikasi dan kepercayaan harus terus dibangun bersama,” ujarnya.
Ning menekankan, silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan informal, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kepercayaan, komunikasi, dan kesepahaman. Dunia usaha dan media, menurutnya, tidak dapat berjalan sendiri-sendiri di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Media memiliki posisi strategis dalam menjembatani kepentingan dunia usaha, pekerja, dan masyarakat luas melalui informasi yang utuh dan berimbang.
Menurutnya, jurnalis berperan penting dalam menyampaikan informasi ekonomi secara akurat, mengedukasi publik tentang realitas dunia usaha dan ketenagakerjaan, serta membantu menciptakan iklim investasi yang kondusif.
“Pemberitaan yang konstruktif sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial dan ekonomi. Media ikut membentuk persepsi publik atas isu-isu sensitif seperti ketenagakerjaan, upah, investasi, hingga PHK dan restrukturisasi industri,” jelas Ning.
Ia menilai, dunia usaha membutuhkan kepastian hukum, stabilitas keamanan, serta iklim sosial yang tenang dan rasional. Di sinilah peran media menjadi krusial dalam menjaga keseimbangan narasi di ruang publik.
APINDO Jawa Barat berharap jurnalis dapat menghadirkan pemberitaan dengan kedalaman konteks, bukan semata mengejar sensasi. Dunia usaha juga berharap ruang dialog dibuka sebelum kesimpulan dibentuk, sehingga setiap isu dapat dipahami secara komprehensif.
“Dunia usaha tidak selalu berseberangan dengan pekerja. Justru keduanya saling membutuhkan. Media memiliki peran penting untuk menghadirkan perspektif yang adil dan berimbang,” kata Ning.
Sebagai bentuk komitmen, APINDO Jawa Barat menegaskan keterbukaannya terhadap media sebagai mitra dialog dan sumber informasi yang kredibel. APINDO siap memberikan data, klarifikasi, serta perspektif dunia usaha secara transparan.
APINDO Jawa Barat pun menutup kegiatan silaturahmi ini dengan ajakan untuk terus menjaga komunikasi yang saling menghormati, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kontribusi jurnalis bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
“Kolaborasi yang sehat antara dunia usaha dan jurnalis adalah kunci pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: