Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BSI Luncurkan Tabungan Umrah, Bidik 1 juta Nasabah

        BSI Luncurkan Tabungan Umrah, Bidik 1 juta Nasabah Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah dengan target menjaring hingga satu juta nasabah. Pada tahap awal, perseroan membidik sekitar 500 ribu nasabah.

        Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan BSI Tabungan Umrah dirancang sebagai solusi end to endperjalanan ibadah umrah, mulai dari menabung, pembelian paket umrah, hingga transaksi di Tanah Suci melalui BSI Debit Mabrur.

        “Kalau tabungan umrah kan sebenarnya sekarang ini mereka sudah banyak berangkat dengan pola yang lain. Nah, kita baru mulai jualan sekarang. Target kita mungkin 500 ribuan orang dulu,” kata Anton saat ditemui di BSI Tower, Jakarta, Senin (23/2/2026).

        Baca Juga: Transaksi Remitansi BSI Tumbuh 9% di 2025, PMI Malaysia Jadi Penyumbang Terbesar

        Anton menjelaskan, dari sisi segmentasi, BSI Tabungan Umrah menyasar kelompok usia produktif, yakni sekitar 25 hingga 45–50 tahun.

        “Rasanya itu segmen yang paling gemuk untuk umrah. Orang masih segar, masih kerja, masih punya penghasilan yang bagus. Nah, itu segmen-segmen yang bagus untuk tabungan umrah,” ujarnya.

        BSI Tabungan Umrah dapat dibuka dengan setoran awal Rp100 ribu dan bebas biaya administrasi bulanan. Produk ini dirancang sebagai satu rekening terintegrasi untuk seluruh kebutuhan perjalanan ibadah umrah.

        “Konsepnya adalah satu rekening untuk seluruh kebutuhan perjalanan umrah. BSI Tabungan Umrah ibarat agregator untuk menjembatani meningkatnya minat beribadah umrah dengan kemampuan keuangan,” tambah Anton.

        Ia menuturkan, kehadiran produk ini diharapkan dapat mendorong penguatan ekosistem business to customer (B2C) dan business to business (B2B). Selain menyasar nasabah individu, BSI Tabungan Umrah juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah secara lebih luas ke institusi.

        Baca Juga: BSI Cetak Laba Rp7,57 Triliun, Tumbuh 8% Sepanjang 2025

        Selain itu, Tabungan Umrah diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dana murah (current account saving account/CASA) perseroan.

        Hingga Desember 2025, dana pihak ketiga (DPK) BSI tercatat tumbuh 16,20 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp380 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi dana murah mencapai 61,62 persen atau setara Rp234 triliun.

        Sementara itu, total tabungan BSI tercatat tumbuh 15,72 persen (yoy) menjadi Rp162,63 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: