Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perpusnas Targetkan iPusnas Pulih 1-2 Minggu Lagi, Tunggu Hasil Uji Keamanan BSSN

        Perpusnas Targetkan iPusnas Pulih 1-2 Minggu Lagi, Tunggu Hasil Uji Keamanan BSSN Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menargetkan pemulihan layanan digital iPusnas dilakukan secara bertahap.

        Namun, proses tersebut masih menunggu hasil pengujian keamanan yang saat ini dilakukan bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

        Kepala Pusat Data dan Informasi Perpusnas Wiratna Tritawirasra menjelaskan, target waktu pemulihan sangat bergantung pada hasil audit keamanan dari BSSN.

        Jika tidak ditemukan celah keamanan yang bersifat fatal, proses teknis diperkirakan memakan waktu sekitar satu hingga dua minggu.

        “Ya, mungkin target perbaikannya setelah kita melihat hasil dari pengujian BSSN."

        "Apabila memang tidak ada hole atau lubang yang ada itu, memang kami dapat pastikan antara satu minggu sampai dengan satu setengah minggu,” jelas Wiratna dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

        Ia menambahkan, setelah pengujian keamanan, tim masih harus melakukan konfigurasi sistem serta berkoordinasi dengan Google, mengingat iPusnas berbasis platform Android dan didistribusikan melalui Google Play Store.

        “Kami juga harus bekerja sama dengan Google, terutama terkait concurrent penggunaan dan sebagainya."

        "Kami memang berkoordinasi dengan Google terkait penggunaan aplikasi di Google Play Store tersebut,” jelasnya.

        Namun, jika dalam pengujian ditemukan celah keamanan yang bersifat mayor, proses pemulihan bisa memakan waktu lebih lama.

        “Apabila hole tersebut mayor, ya mungkin agak sedikit lama, tapi kalau minor itu bisa dalam waktu dua minggu,” ujarnya.

        Di tengah proses penguatan dan perbaikan sistem, pemanfaatan iPusnas tetap menunjukkan pertumbuhan signifikan.

        Berdasarkan data Pusdatin Perpusnas, platform ini memiliki sekitar 134.309 judul koleksi, dengan total 1.480.649 salinan digital.

        Sepanjang 2025, tercatat 770.106 pengguna baru bergabung, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan literasi digital.

        Sementara, Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso mengatakan, pemulihan akan dilakukan secara bertahap.

        Versi Android akan dibuka terlebih dahulu, kemudian versi iOS dan web.

        “Rencananya yang akan buka duluan itu versi Android, kemudian disusul versi iOS-nya,” ungkap Joko.

        Baca Juga: Perpusnas Perkuat Layanan iPusnas dengan Teknologi dan Keamanan Baru

        Perpusnas menegaskan, seluruh tahapan penguatan dilakukan secara terukur demi menjaga keamanan koleksi digital dan memastikan keberlanjutan layanan.

        Dengan menggandeng BSSN dan berkoordinasi dengan Google, Perpusnas menempatkan aspek keamanan dan stabilitas sistem sebagai prioritas utama, sebelum membuka kembali akses penuh bagi masyarakat. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: