Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Sesi I Turun ke Level 8.209, UNTR, INDF dan ASII Top Losers LQ45

        IHSG Sesi I Turun ke Level 8.209, UNTR, INDF dan ASII Top Losers LQ45 Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih di zona merah pada akhir sesi pertama Jumat, 27 Februari 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG turun 25,93 poin atau 0,31% ke level 8.209,32.

        Pada perdagangan pagi tadi, IHSG bahkan sempat jatuh lebih dalam ke 8.093,74. Sementara titik tertinggi hariannya berada di level 8.219,70.

        Pergerakan saham pada siang hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 420 saham melemah, 239 saham menguat dan 156 saham mendatar. 

        Terpantau ada tujuh sektor memerah, transportasi memimpin dengan penyusutan -1,53%, keuangan -0,79%, infrastruktur -0,64%, properti -0,23%, energi -0,20%, kesehatan -0,14% dan teknologi -0,09%.

        Baca Juga: Laba United Tractors (UNTR) Susut Jadi Rp14,81 Triliun di 2025, Ini Biang Keroknya

        Sementara itu, empat sektor lainnya menghijau. Sektor industrial paling sumringah dengan apresiasi 3,34%, bahan baku 0,68%, barang konsumen non primer 0,67%, dan sektor barang konsumen primer 0,19%.

        Hingga pertengahan hari ini, IHSG sudah membukukan nilai transaksi Rp11,26 triliun. Hal itu diperoleh dari adanya perdagangan 26,48 miliar lembar saham dengan frekuensi 1.505.039 kali. 

        Ditinjau dari indeks LQ45, PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi saham top losers dengan penurunan -4,61% ke level Rp29.000. Disusul PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang merosot -2,6% ke Rp6.550 dan PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi -1,86% ke Rp6.600.

        Baca Juga: Laba Turun Jadi Rp32,76 Triliun di 2025, Bos Astra (ASII) Ungkap Penyebabnya

        Di posisi top gainers ada PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang melesat 4,93% ke Rp7.450, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menanjak 3,08% ke Rp7.525 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang naik 3,04% ke Rp2.370.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: