Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bullion Bank RI Kelola 40,51 Ton, Laba Tembus Rp8,34 triliun

        Bullion Bank RI Kelola 40,51 Ton, Laba Tembus Rp8,34 triliun Kredit Foto: IDNGold
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI) mengumumkan jumlah produksi emas Indonesia sekitar 160 ton per tahun. Adapun total emas kelolaan Bulion Bank mencapai 40,51 ton. 

        Pada 20 Februari 2025, Presiden RI Prabowo Subianto telah meresmikan Bulion Bank atau Bank Emas pertama di Indonesia dengan PT Pegadaian sebagai pengelola. 

        "Total emas kelolaan mencapai 40,51 ton dengan outstanding Cicil Emas 7,37 ton dan laba 2025 tumbuh 42,6% menjadi Rp8,34 triliun," tulis Bakom RI di akun media sosial Instagram, dikutip Senin (2/3/2026).

        Tak hanya bertumbuh, kualitas bisnis juga semakin terjaga. Return on Assets (ROA) naik menjadi 6,7% dan Return on Equity (ROE) menembus 21,7% dengan rasio kredit bermasalah atau Net Performing Loan (NPL) hanya 0,38%. 

        Bank Emas menjadi pilar baru pengelolaan emas nasional melalui layanan komprehensif, mulai dari deposito emas, pinjaman modal kerja berbasis emas, jasa titipan emas korporasi, hingga perdagangan emas. Operasionalnya berlandaskan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan serta POJK Nomor 17 Tahun 2024.

        Di sisi digital, aplikasi Tring! diluncurkan untuk mempermudah generasi muda berinvestasi emas secara daring. Selain itu, pada 11 Februari 2026, Dewan Syariah Nasional MUI menerbitkan Fatwa Nomor 166/DSN-MUI/II/2026 tentang kegiatan usaha bulion berbasis prinsip syariah. 

        Fatwa ini menjadi landasan operasional Bank Emas agar sejalan dengan prinsip ekonomi syariah.tan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah. Fatwa ini menjadi landasan operasional Bank Emas agar sejalan dengan prinsip ekonomi syariah.

        Bakom RI menilai dalam satu tahun perjalanan, Bank Emas telah memberi kontribusi nyata terhadap penguatan struktur bisnis Pegadaian sekaligus ekosistem emas nasional.

        Baca Juga: AS-Iran Memanas, Harga Emas Antam Hari Ini Terbang Jadi Rp3.135.000 per Gram

        Baca Juga: Perang Israel-Iran Pecah, Emas Diproyeksi Cetak Rekor Baru

        Baca Juga: Aturan Baru Perdagangan Emas Online Berlaku 1 Maret 2026, Ada Pelarangan Penggunaan Rekening Pihak Ketiga

        Inisiatif ini mendukung program Asta Cita pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat dan memperkuat inklusi keuangan berbasis komoditas emas.

        “Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin Indonesia kian mantap memanfaatkan potensi emasnya untuk memperkuat kemandirian ekonomi, seperti yang dicita-citakan Presiden Prabowo saat peresmian setahun lalu,” tutup keterangan Bakom RI. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: