Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bakom RI Soroti Pentingnya Reforma Agraria dalam Program Asta Cita dan Keadilan Sosial

        Bakom RI Soroti Pentingnya Reforma Agraria dalam Program Asta Cita dan Keadilan Sosial Kredit Foto: Bank Tanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menilai reforma agraria memiliki peran sangat penting bagi pemerintah. Apalagi isu agraria ini erat kaitannya dengan berbagai program Asta Cita Prabowo - Gibran.

        “Jika kita melihat keseluruhan misi Asta Cita Presiden, isu agraria sebenarnya sangat relevan dan menjadi fondasi bagi banyak agenda pembangunan, mulai dari keadilan sosial, ketahanan pangan dan energi, hingga peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Tenaga Ahli Utama Bakom RI, Kurnia Ramadhana dalam silaturahmi ramadan Bersama Media, akhir pekan lalu.

        Lebih lanjut, Dia mengatakan bahwa pengelolaan tanah yang adil dan transparan dapat memberikan sejumlah dampak positif. Misalnya seperti mengurangi konsentrasi penguasaan tanah yang berlebihan, melindungi hak masyarakat, serta meminimalkan potensi konflik agraria. Selain itu, kepastian pengelolaan lahan juga berperan penting dalam mendukung pembangunan kawasan industri, kawasan ekonomi baru, serta menarik minat investasi.

        Melihat dampaknya yang positif, pemerintah berkomitmen untuk menata sektor agraria, termasuk melalui pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang berfokus pada penertiban aktivitas ilegal di kawasan hutan.

        “Presiden menaruh perhatian yang sangat besar pada perlindungan hak masyarakat dalam isu pertanahan. Oleh karena itu, sinergi antar lembaga, termasuk Badan Bank Tanah, Kementerian ATR/BPN, dan Badan Komunikasi Pemerintah, menjadi sangat penting untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan optimal dan dipahami publik secara luas,” ucapnya.

        Baca Juga: Kasus Eks-HGU PTPN II jadi Ujian Integritas Hukum Agraria dan Penyelamatan Aset Negara

        Sementara itu, Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat menyampaikan bahwa Badan Bank Tanah saat ini memiliki total aset persediaan seluas 35 ribu hektar, di mana sekitar 11 ribu hektare untuk reforma agraria. Tanah-tanah tersebut, akan dikelola untuk berbagai kepentingan baik kepentingan masyarakat dan juga program pemerintah.

        "Badan Bank Tanah berkomitmen penuh dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di sektor pembangunan perumahan melalui penyediaan lahan yang tepat dan berkelanjutan. Penyediaan tanah untuk perumahan rakyat menjadi fondasi penting dalam membangun keadilan sosial serta mensejahterakan masyarakat," katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajar Sulaiman
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: