Kredit Foto: HUMAS DITJEN PSDKP
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa salah satu fasilitas yang belum ada di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN).
Menurutnya, keberadaan SPBUN akan melengkapi fasilitas perikanan di KNMP Bumiharjo sekaligus menjawab kebutuhan nelayan. KKP mendorong keterlibatan koperasi maupun pelaku usaha untuk berkolaborasi dalam penyediaan dan pengelolaan bisnis bahan bakar tersebut.
Baca Juga: KKP Miliki PBA Terakreditasi Pertama di Indonesia, Jamin Mutu Produk Perikanan
"Fasilitas yang ada sudah sesuai harapan, mulai dari pabrik es hingga cold storage. Satu lagi yang belum sebetulnya adalah SPBUN, jadi idealnya ini segera kita buka untuk semua," ujarnya saat meninjau KNMP Bumiharjo di Jepara, dikutip dari siaran pers KKP, Selasa (10/3).
Pihaknya membuka ruang bagi pihak mana pun untuk berkolaborasi merealisasikan pembangunan SPBUN di kawasan tersebut. Kehadiran akses bahan bakar yang dekat dengan aktivitas hulu perikanan menjadi kunci efisiensi biaya operasional nelayan.
Potensi usaha penangkapan ikan di Desa Bumiharjo sendiri masih terbilang besar. Desa ini sekarang memiliki 250 nelayan aktif pengguna kapal tradisional berukuran 5-10 GT. Komoditas perikanan yang dihasilkan merupakan ikan-ikan berinilai tinggi diantaranya layur dan tongkol.
“Kalau koperasi mau ayo kita upayakan (SPBUN-nya), maupun pihak swasta yang berminat silahkan,” ungkap Menteri Trenggono.
Dalam kunjungannya, Menteri Trenggono meninjau satu persatu fasilitas yang ada di KNMP Bumiharjo, mulai dari pabrik es (slurry ice), shelter pendaratan ikan, hingga bengkel nelayan.
Untuk peralatan perbengkelan, Menteri Trenggono menyebut masih akan ada tambahan mesin penarik kapal ke darat sehingga nelayan tak perlu mendorong secara manual kapal-kapal yang akan diperbaiki di bengkel.
Baca Juga: KKP: 7 Negara Mitra Perusahaan Asing Perikanan Resmi Diakui
Kemudian untuk penggunaan teknologi modern seperti slurry ice juga menjadi fokus KKP agar ikan hasil tangkapan nelayan tetap sehat dan berkualitas tinggi. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual komoditas perikanan dari Jepara ke pasar yang lebih luas.
"Harapannya nelayan jadi lebih sejahtera. Nanti ikan dari sini kualitasnya baik dan sehat melalui penggunaan peralatan pendukung yang memadai," tambah Menteri Trenggono.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: