Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        SKBM Balik Untung, Laba Tembus Rp55 Miliar

        SKBM Balik Untung, Laba Tembus Rp55 Miliar Kredit Foto: SKBM
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) berhasil membalikkan kinerja dari rugi menjadi laba hingga September 2025 atau kuartal III. Perseroan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp55,98 miliar, berbalik dari rugi Rp50,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

        Direktur SKBM, Ivone Margaretha, mengatakan kinerja positif tersebut ditopang peningkatan penjualan bersih perseroan yang mencapai Rp2,17 triliun. Angka tersebut tumbuh 31,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp1,65 triliun.

        “Jadi kalau tahun lalu kita masih minus, net operating profit after tax (NOPAT) kita sekitar Rp50 miliar. Tahun ini hingga September sudah mencapai sekitar Rp56 miliar,” ujar Ivone dalam Public Expose insidental, Kamis (12/3/2026).

        Dari sisi neraca, total aset SKBM juga meningkat 14,1% menjadi Rp2,10 triliun, dibandingkan posisi Rp1,84 triliun pada akhir 2024.

        Jumlah liabilitas tercatat sebesar Rp1,06 triliun, naik dari Rp852,91 miliar. Sementara itu, ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp1,04 triliun dari sebelumnya Rp988,48 miliar.

        Baca Juga: SKBM Kejar Target Free Float 15%, Siapkan Langkah Strategis

        Baca Juga: Manajemen Sekar Bumi (SKBM) Buka Suara soal Lonjakan Saham SKBM

        Baca Juga: Deretan Saham Tercuan dalam Sepekan, SKBM Jawaranya

        Di sisi lain, perseroan juga mencatat kenaikan beban penjualan menjadi Rp317,28 miliar dari sebelumnya Rp158,38 miliar. Beban umum dan administrasi juga meningkat menjadi Rp113,12 miliar dibandingkan Rp104,91 miliar pada periode sebelumnya.

        Di tengah capaian tersebut, Ivone menilai kinerja hingga kuartal III-2025 menjadi momentum positif bagi perusahaan di tengah berbagai tantangan, baik dari faktor eksternal maupun internal.

        “Puji Tuhan manajemen bisa melaluinya dan bahkan kita bisa meningkatkan profitabilitas perseroan sepanjang 2025,” kata dia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: