Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil secara nasional dengan pasokan yang tetap terjaga menjelang Lebaran 1447 H.
Hal tersebut berdasarkan pemantauan melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerin Perdagangan (Kemendag). Ini disampaikan Mendag saat menggelar korve aksi bersih serta peninjauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Kramat Jati, Jakarta, pada Rabu, (11/3/2026).
Baca Juga: Mendag Dorong Pasar Jadi Pusat Belanja dan Wisata Kuliner
“Tadi pagi setelah kita bersama-sama korve membersihkan pasar rakyat, kemudian kami lanjutkan dengan mengecek harga. Berdasarkan pantauan kami melalui SP2KP, Hingga saat ini, harga kebutuhan bahan pokok terkendali dan pasokan terjamin,” jelas Mendag Busan, dikutip dari siaran pers Kemendag, Kamis (12/3).
Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Kramat Jati, sejumlah komoditas bapok dijual sesuai atau di bawah harga eceran tertinggi (HET) harga acuan (HA). Beberapa di antaranya, yaitu, bawang putih honan Rp35.000/kg dan cabai merah keriting Rp45.000/kg.
Selain itu, harga-harga komoditas lainnya yang terpantau stabil, antara lain, MINYAKITA Rp15.700/liter, daging sapi Rp140.000/kg, tepung terigu Rp12.000/kg, dan minyak goreng kemasan premium Rp22.000/liter. Di sisi lain, Sejumlah komoditas yang terpantau di atas HA atau HET, yaitu beras medium Rp13.000/kg, beras premium Rp16.000/kg, gula pasir Rp18.000/kg, daging ayam ras Rp42.000, telur ayam ras Rp31.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, dan cabai rawit merah Rp100.000/kg.
Mendag Busan menyampaikan, pemerintah terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok secara harian melalui SP2KP. Melalui sistem tersebut, Kemendag memantau perkembangan harga di berbagai daerah untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan menjelang Lebaran.
“Jadi setiap hari, tidak hanya menjelang Lebaran, kita melakukan pemantauan di sekitar 550 pasar. Kita mempunyai dashboard pantauan sehingga bisa melihat pergerakan harga kebutuhan pokok setiap hari,” ujar Mendag Busan.
Mendag Busan menjelaskan, untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga menjelang Lebaran, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta para pelaku usaha.
“Kalau kami lihat, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Ada yang sedikit di atas HET, ada juga yang di bawah HET, tetapi secara rata-rata nasional masih stabil. Pasokan juga terjaga. Apabila ada kenaikan harga, maka kita cek dan koordinasikan dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta pemasok. Kami juga telah melakukan rapat koordinasi menjelang Ramadan-Lebaran dan semuanya siap memasok. Selama ini relatif aman,” tambah Mendag Busan.
Baca Juga: Partisipasi Indonesia di ITB Berlin 2026 Raup 479 Ribu Wisatawan Potensial
Mendag Busan juga mengajak media untuk turut membantu memantau perkembangan harga di lapangan agar pemerintah dapat segera mengambil langkah apabila ditemukan lonjakan harga. “Kami juga minta tolong teman-teman media, kalau melihat ada harga naik bisa sampaikan ke kami sehingga kami bisa segera menindaklanjuti,” kata Mendag Busan.
Pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati, Samsul, menjelaskan, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp140.000 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut relatif stabil meskipun terdapat kenaikan jelang Lebaran. “Harga daging sekarang sekitar Rp140.000 per kilogram. Biasanya bisa mencapai Rp150.000 jelang Lebaran, tapi sekarang masih di Rp140.000,” ujar Samsul.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: