Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ekspor Kerajinan Indonesia ke AS, Eropa, dan Korea Capai Rp 1,83 Miliar

        Ekspor Kerajinan Indonesia ke AS, Eropa, dan Korea Capai Rp 1,83 Miliar Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Industri Kecil Menengah (IKM) nasional kembali membuktikan daya saingnya di pasar global dengan mengekspor produk kerajinan ke Amerika Serikat, Korea Selatan, Perancis, dan Inggris senilai USD 108 ribu atau sekitar Rp 1,83 miliar.

        Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, pada 10 Maret 2026 saat melepas ekspor produk PT Indo Risakti ke sejumlah negara tersebut sepanjang Januari hingga April 2026.

        Baca Juga: Kementerian ESDM Pastikan Stok Energi Aman Jelang Mudik, Solar Justru Turun 27 Persen

        "lni membuktikan bahwa produk kerajinan lndonesia betul-betul berkualitas dan berdaya saing kuat di pasar global, sehingga buyer yakin untuk melakukan pembelian ulang (repeat order) dan juga memengaruhi kepercayaan kepada potential buyer lainnya," kata Dirjen IKMA, dikutip dari siaran pers Kemenperin, Jumat (13/3).

        Sebelumnya Ditjen IKMA memfasilitasi 10 IKM kerajinan dan home decor untuk mempromosikan produknya kepada buyer internasional pada ajang Pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman pada tahun 2025. PT lndo Risakti merupakan salah satu IKM peserta yang difasilitasi Ditjen IKMA pada ajang tersebut, dan berhasil menunjukkan penjualan positif pascapameran. "Artinya, IKM yang difasilitasi ini betul-betul memanfaatkan kesempatan pameran dengan sebaik-baiknya, dan memenuhi berbagai kriteria ekspor di tengah persaingan pasar global yang ketat,” ucap Reni.

        Secara rinci, ekspor PT lndo Risakti ke Amerika Serikat pada Januari 2026 mencapai USD 26 ribu. Kemudian ekspor ke Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Perancis pada bulan berikutnya senilai USD 27 ribu. Selanjutnya pada Maret 2026, ekspor ke Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis mencapai USD 34 ribu, serta pada April 2026 akan kembali melakukan pengiriman ke Amerika Serikat senilai USD 20 ribu. "Total yolu/re pengiriman selama periode tersebut mencapai 9.514 pieces produk home decori " ungkap Reni.

        Dirjen IKMA menegaskan, selain fasilitasi akses pasar yang membuat IKM mampu naik kelas dan berdaya saing di pasar yang lebih luas, Ditjen IKMA terus berupaya memberikan bentuk dukungan lainnya kepada pelaku IKM kerajinan agar semakin siap berdaya saing dan bisnisnya terus berkelanjutan. Beberapa upaya yang dilakukan adalah melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan desain produk, serta akses permodalan.

        Sementara itu Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa produk kerajinan lndonesia mampu bersaing di pasar global apabila didukung dengan kualitas produk, desain yang kuat, serta kemampuan memenuhi standar pasar internasional. Budi menekankan, dalam berbagai kegiatan dan fasilitasi pameran dilakukan kurasi yang mendalam, serta pendampingan dan penguatan kapasitas sebelum memfasilitasi IKM untuk ikut seria dalam pameran internasional.

        "Kami cari dan dampingi IKM yang serius untuk mampu memenuhi tren, standar, dan preferensi pasar global," ucap Budi.

        Budi mengaku pihaknya juga memperhatikan aspek dampak sosial yang dilakukan oleh IKM saat IKM tersebut mampu berkembang dan naik kelas. "Kami lihat bagaimana peran IKM dalam pemberdayaan masyarakat lokal dan manfaat positif yang dirasakan oleh sekitamya," kata Budi.

        PT lndo Risakti didirikan pada tahun 2012 oleh pasangan Windu Sinaga dan Riris Simanjuntak, yang memproduksi berbagai produk dekorasi rumah seperti keranjang, kotak hias, dekorasi dinding, dan cermin. PT lndo Risakti memanfaatkan bahan alami ramah lingkungan seperti enceng gondok, pandan laut, mendong, batang pisang, hingga akar kayu dalam produksinya. Bahan-bahan tersebut diolah oleh para perajin menjadi produk dekorasi rumah bemilai tinggi dengan sentuhan desain khas Indonesia.

        Baca Juga: Industri Fesyen Muslim Nasional Siap Kuasai Pasar Global

        PT lndo Risakti terus memberdayakan masyarakat sekitar sebagai perajin produknya, yakni dengan mempekerjakan 20 orang karyawan tetap dan bermitra dengan 15 leader perajin, dimana setiap leader membina sekitar 100 perajin di berbagai desa di sekitar Yogyakarta. Pada saat permintaan meningkat, kegiatan produksi bahkan dapat melibatkan hingga 800 hingga 1.500 perajin.

        Saat ini PT lndo Risakti telah berhasil menembus pasar kerajinan di Belanda, perancis, Jerman, Uruguay, Dubai, Qatar, dan Afrika selatan, meskipun pasar terbesarnya masih di Amerika serikat dan Eropa. untuk mendukung kepercayaan buyer internasional, pr lndo Risakti juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi, antara lain Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), sertifikat BusIness SociaL Compliance lnitiative (BSCI) yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap praktik produksi yang legal, transparan, dan bertanggung jawab secara sosial, serta sertifikat Sustaining Competitive and Responsibte Enterpises (SCORE) yaitu program dari ILO (International Labour Organization) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kondisi kerja usaha Kecil Menengah (UKM).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: