Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Benarkah PM Israel Netanyahu Telah Tewas? Cek Faktanya

        Benarkah PM Israel Netanyahu Telah Tewas? Cek Faktanya Kredit Foto: X
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kantor Perdana Menteri Israel membantah kabar yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah tewas.

        Hal itu menyusul sebuah laporan media sosial yang tidak terverifikasi usai beredarnya potongan video di media sosial yang diklaim menunjukkan Netanyahu memiliki enam jari di salah satu tangannya.

        Klip yang beredar di platform X sejak Jumat itu telah ditonton lebih dari 8 juta kali. Dalam video tersebut, Netanyahu sekilas terlihat memiliki enam jari di tangan kanannya.

        Padahal, ia memiliki lima jari di masing-masing tangannya, kemunculan video yang "enam jari" dianggap hasil buatan AI dan akhirnya memicu spekulasi bahwa Netanyahu telah terbunuh. Namun, tidak ada bukti tambahan yang mendukung klaim tersebut.

        Sumber asli video itu diduga berasal dari siaran berdurasi sekitar delapan menit yang dipublikasikan pemerintah Israel secara daring pada Jumat.

        Potongan yang paling banyak beredar, yang diklaim menampilkan Netanyahu dengan enam jari, muncul sekitar detik ke-50 dalam siaran tersebut.

        Pada bagian itu, Netanyahu terlihat menggerakkan tangannya saat membahas upaya “mengubah keseimbangan kekuatan di Timur dan kawasan lainnya,” menurut terjemahan pidato itu.

        Rekaman video yang disiarkan langsung di YouTube tampak lebih pendek dibandingkan banyak klip yang menyebarkan klaim jari tambahan tersebut.

        Tinjauan rekaman menunjukkan Netanyahu terlihat memiliki lima jari di tangan kirinya. Seorang pejabat senior pemerintah Israel juga mengatakan bahwa ia bertemu langsung dengan Netanyahu pada Minggu dan memberikan pengarahan secara tatap muka.

        "Perdana menteri dalam keadaan baik," kata kantor Netanyahu dikutip dari Newsweek, sambil menepis rumor tentang kematiannya sebagai “berita palsu.”

        Sementara itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Minggu menyatakan militer Iran akan terus mencari Netanyahu dan berjanji akan membunuh pemimpin Israel tersebut.

        Di sisi lain, muncul pula pertanyaan mengenai keberadaan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang belum terlihat di depan publik sejak menggantikan ayahnya sebagai pemimpin rezim di Teheran.

        Ayahnya, Ali Khamenei, yang berkuasa hampir empat dekade, dilaporkan tewas dalam serangan awal Amerika Serikat dan Israel terhadap ibu kota Iran pada 28 Februari.

        Israel juga menyatakan akan menargetkan pemimpin tertinggi baru Iran serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengangkatannya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: