Jaksa ICC Karim Khan Dipecat, Netanyahu Malah Senang dan Sebut Dia Penipu
Kredit Foto: Istimewa
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut pemecatan jaksa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Karim Khan. Netanyahu bahkan menyebut Khan sebagai "penipu" setelah jaksa tersebut disingkirkan dari ICC.
Khan sebelumnya menjadi sosok penting dalam penerbitan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu. Jaksa ICC itu juga mendorong dakwaan terhadap Netanyahu dan sejumlah pejabat Israel terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.
Netanyahu kemudian menanggapi pemecatan Khan dalam program "Sunday Morning Futures" di Fox News. Ia menuding Khan berusaha mengalihkan perhatian dari dugaan pelanggaran yang dilakukannya sendiri.
"Dia berpikir, jika ada dakwaan, dia akan tetap punya pekerjaan. Ternyata ada dakwaan, dan dia kehilangan pekerjaannya," ujar Netanyahu, dilansir AFP, Senin (27/7/2026).
Netanyahu menyebut Khan kehilangan jabatan setelah mendapat tekanan dari mayoritas negara anggota ICC. Ia juga menuding mantan jaksa tersebut telah melakukan penipuan.
"Dia kehilangan pekerjaannya karena dia disingkirkan oleh sebagian besar negara yang tahu bahwa dia adalah penipu," imbuh Netanyahu.
Khan sebelumnya diskors oleh badan pengatur utama ICC. Pria berusia 56 tahun itu membantah seluruh tuduhan pelanggaran seksual yang diarahkan kepadanya.
Dalam pemungutan suara yang berlangsung di markas besar PBB di New York pada Jumat lalu, 82 dari 125 anggota ICC memilih secara rahasia untuk menyingkirkan Khan. Keputusan tersebut didasarkan pada tuduhan "pelanggaran serius dan pelanggaran tugas yang serius."
Pengacara Khan menyatakan akan melawan keputusan tersebut. Upaya hukum akan ditempuh melalui seluruh mekanisme yang tersedia.
Netanyahu juga menyinggung Wali Kota New York Zohran Mamdani. Mamdani sebelumnya pernah menyatakan keinginannya menangkap Netanyahu jika PM Israel tersebut datang ke New York.
Namun, Mamdani kemudian mengakui tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penangkapan terhadap Netanyahu. Netanyahu lantas mengaitkan pernyataan tersebut dengan pemecatan Khan.
Menurut Netanyahu, keputusan ICC terhadap Khan menunjukkan bahwa tuntutan Mamdani didasarkan pada tuduhan palsu. Ia juga menuduh Mamdani menghasut kebencian terhadap orang Yahudi.
Baca Juga: Senator Amerika Cap Netanyahu Penjahat Perang, Ancam Hentikan Bantuan Militer ke Israel
Netanyahu sendiri berencana datang ke New York pada September mendatang. Ia mengatakan akan menghadiri Sidang Umum PBB dan menyampaikan pandangannya dari podium organisasi tersebut.
"Saya bermaksud datang dan berbicara jujur, berbicara untuk Israel dan untuk aliansi Israel-Amerika dari podium PBB," kata Netanyahu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: