Sudah Pernah Pamit Jokowi, Kini SBY Kembali Medical Check-Up ke AS dan Minta Maaf
Kredit Foto: Instagram/Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota, Amerika Serikat. Pemeriksaan tersebut membuat SBY tidak dapat menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Rapat Paripurna DPR pada 14 Agustus 2026 serta upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Dalam keterangan video yang disampaikan pada Minggu (16/8/2026), SBY mengatakan pemeriksaan kesehatan di Rochester merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan riwayat kesehatannya setelah menjalani operasi pengangkatan prostat pada 2021.
"Bulan Agustus ini, saya berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan atau medical check-up. Dan saya akan selesai melakukan pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic pada akhir Agustus ini," ujar SBY.
SBY mengatakan pemeriksaan di Mayo Clinic juga dilakukan atas anjuran Tim Dokter Kepresidenan, selain pemeriksaan kesehatan yang dijalaninya di Indonesia. Ia memperkirakan dapat kembali ke Tanah Air pada September mendatang.
Riwayat kesehatan SBY mulai menjadi perhatian publik sejak akhir 2021. Saat itu, SBY didiagnosis mengalami kanker prostat dan menjalani sejumlah pemeriksaan, antara lain MRI, biopsi, serta positron emission tomography (PET) specific membrane antigen (SMA) scan.
Dalam proses tersebut, SBY sempat menghubungi Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan rencana menjalani pengobatan di luar negeri. Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, ketika itu mengatakan Jokowi memberikan respons positif terhadap rencana tersebut.
Menurut Ossy, ketika itu, Jokowi bahkan menyampaikan bahwa satu atau dua anggota Tim Dokter Kepresidenan dapat mendampingi proses pengobatan SBY di luar negeri.
Setelah menjalani rangkaian penanganan kesehatan, SBY kemudian tetap menjalani pemantauan secara berkala. Pemeriksaan tahunan di Mayo Clinic menjadi salah satu bagian dari pemantauan tersebut.
"Tim Dokter Kepresidenan menganjurkan saya menjalani pemeriksaan di Mayo Clinic, selain pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di dalam negeri," kata SBY dalam keterangan video yang diunggah melalui akun Instagram @aniyudhoyono pada Minggu (16/8/2026).
Ketidakhadiran SBY dalam agenda kenegaraan pada Agustus ini sebelumnya juga disampaikan oleh putranya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Saat ditemui di Gedung Parlemen RI, Jumat (14/8/2026), AHY mengatakan dirinya baru saja melakukan video call dengan SBY. Ia menyebut hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi ayahnya baik, meski masih ada sejumlah tahapan pemeriksaan yang harus dijalani.
"Saya baru saja video call dengan beliau. Alhamdulillah ada serangkaian pemeriksaan. Pemeriksaan pertama hasilnya baik, tapi ada beberapa tahapan berikutnya yang masih berproses," ujar AHY.
Baca Juga: SBY Respons Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
SBY pun menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tanah Air. Ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kemerdekaan untuk Indonesia.
"Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini di hari yang bersejarah dan membahagiakan bagi bangsa Indonesia, saya ingin mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia," ujar SBY.
Ia berharap dapat segera menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan di Amerika Serikat sebelum kembali ke Indonesia pada September mendatang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: