Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
PT Victoria Investama Tbk (VICO) menyuntikkan modal ke anak usahanya, PT Victoria Insurance Tbk (VINS), melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Direktur VICO, Jimmy Kurniawan Setio, menjelaskan bahwa aksi korporasi tersebut telah direalisasikan pada 12 Desember 2025. Dalam transaksi ini, Perseroan membeli sebanyak 92.857.143 lembar saham VINS dengan harga pelaksanaan Rp140 per saham, sehingga total nilai investasi mencapai Rp13.000.000.020.
“Transaksi dilakukan sejalan dengan strategi Perseroan untuk memperkuat permodalan entitas anak perusahaan di sektor perasuransian,” ujar Jimmy dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (30/3).
Dalam struktur transaksi, VICO bertindak sebagai pihak afiliasi karena merupakan pemegang saham pengendali VINS. Oleh karena itu, aksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi.
Meski melibatkan suntikan modal, manajemen memastikan bahwa tidak ada dampak material terhadap operasional maupun kondisi keuangan perseroan secara keseluruhan.
“Tidak ada dampak dari kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan,” jelas Jimmy.
Saat ini, proses pencatatan hasil PMTHMETD masih berada dalam tahap finalisasi di Otoritas Jasa Keuangan, khususnya pada sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses telah dilakukan secara transparan dan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku di pasar modal.
Baca Juga: OJK Optimis Pasar Modal RI Tetap Jadi Investasi Unggulan
Baca Juga: Perkuat Modal, Grup Sinarmas (GEMS) Amankan Kredit Rp4 Triliun dari BRI
“Proses PMTHMETD VINS sampai dengan saat ini masih dalam proses pencatatan di OJK IKNB, di mana proses tersebut merupakan proses final dan mengikat bagi pihak yang bertransaksi,” pungkas Jimmy.
Langkah ini menegaskan fokus VICO dalam memperkuat lini bisnis asuransi sebagai bagian dari strategi jangka panjang, sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di sektor keuangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: