Ogah Terlibat Konflik Iran, Eropa Mulai Tak Sejalan Dengan Amerika Serikat
Kredit Foto: Istimewa
Negara Eropa mulai menunjukkan penolakan terhadap operasi militer dari Israel dan Amerika Serikat di Iran. Hal ini berpotensi memicu ketegangan dalam aliansi dari North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Prancis dilaporkan menolak memberikan izin penggunaan wilayah udaranya ke Amerika Serikat dan Israel. Mereka menolak wilayah udaranya untuk digunakan sebagai jalur pengiriman senjata ke Timur Tengah.
Baca Juga: Akhir Perang Sudah Terlihat, Amerika Serikat Ungkap Ada Peluang Diskusi Langsung Bareng Iran
Keputusan Prancis melakukan penolakan tersebut menjadi yang pertama dari negara terkait sejak dimulainya perang dari Israel, Amerika Serikat dan Iran. Hal ini menandakan adanya perubahan sikap atas konflik terkait dari Paris.
Italia juga melakukan hal serupa. Ia dilaporkan menolak memberikan izin untuk pesawat militer dari Amerika Serikat. Pesawat itu dilaporkan akan digunakan untuk misi di Timur Tengah.
Menurut laporan, negara tersebut menolak untuk memberikan izin pendaratan terhadap sejumlah pesawat bomber yang akan mendarat di Pangkalan Sigonella di Sisilia. Hal tersebut cukup mengejutkan, menyusul kedekatan dari Italia dan Amerika Serikat.
Adapun Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto tak memberikan tanggapan detil terkait laporan tersebut. Namun ia membantah adanya keretakan hubungan dan menegaskan bahwa penggunaan pangkalan tetap dimungkinkan dengan izin khusus.
Spanyol di sisi lain mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer dari Amerika Serikat. Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles menegaskan bahwa negaranya tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara maupun pangkalan militer untuk operasi yang berkaitan dengan konflik dari Iran dan Amerika Serikat.
"Kami tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer maupun penggunaan wilayah udara untuk tindakan yang terkait dengan perang di Iran," kata Robles di Madrid.
Spanyol sendiri tetap memberikan pengecualian untuk situasi darurat. Meski demikian, hal ini akan memaksa pesawat militer terkait untuk menghindari wilayah udara dari Spanyol. Langkah ini juga mempertegas posisi mereka yang menolak keterlibatan dalam konflik dari Iran dan Amerika Serikat.
Jerman berbeda dengan negara lain. Ia masih mengizinkan penggunaan pangkalan dari Ramstein Air Base oleh Amerika Serikat. Namun, isu ini menjadi perdebatan internal menyusul kritik bahwa perang tersebut berpotensi melanggar hukum internasional.
Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier mengecam serangan yang dilakukan oleh Tel Aviv dan Washington ke Teheran. Selain merupakan kesalahan politik, ia menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional.
Perbedaan kebijakan ini menunjukkan potensi retaknya soliditas aliansi dari North Atlantic Treaty Organization (NATO). Aliansi yang selama ini dikenal solid kini menghadapi tekanan akibat perbedaan pandangan terhadap perang dari Iran dan Amerika Serikat.
Perang kedua negara sendiri baru-baru ini memperlihatkan sinyal mereda. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio menyatakan bahwa akhir dari konflik mulai terlihat, meski belum akan terjadi dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul saat perang telah memasuki minggu kelima dan mulai menunjukkan tanda-tanda menuju penyelesaian lewat diplomasi dari Washington dan Iran.
Rubio mengatakan bahwa meskipun perang tidak akan berakhir dalam waktu satu atau dua hari, arah menuju akhir konflik sudah mulai jelas. Ia menekankan bahwa perkembangan terbaru memberikan harapan bahwa konflik dapat segera mereda.
Menurut Rubio, komunikasi antar kedua negara masih terus berlangsung melalui pertukaran pesan. Ia juga membuka kemungkinan adanya pertemuan langsung antara kedua pihak di masa mendatang. Hal ini menjadi sinyal penting bahwa jalur diplomasi masih terbuka di tengah konflik yang intens antara Iran dan Amerika Serikat.
Adapun Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mengkonfirmasi bahwa pihaknya memang melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat. Namun hal tersebut tidak bisa disebut sebagai negosiasi resmi.
Baca Juga: Desak Trump, Paus Leo Ingin Konflik Iran-Amerika Serikat Berakhir Sebelum Paskah
Menurutnya, pesan yang disampaikan melalui perantara lebih berupa pertukaran pandangan dan ancaman, bukan dialog diplomatik formal. Ia sendiri mendapatkan pesar yang diteruskan dari Utusan Khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: