Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        SIDO Siap Bagi Sisa Dividen Rp441,52 Miliar, Catat Tanggalnya!

        SIDO Siap Bagi Sisa Dividen Rp441,52 Miliar, Catat Tanggalnya! Kredit Foto: Dok. Sido Muncul.
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) bersiap membagikan sisa dividen tunai kepada para pemegang saham setelah mengantongi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (9/4/2026). Emiten jamu dan farmasi tersebut menetapkan total dividen tahun buku 2025 sebesar Rp1,08 triliun.

        Jumlah tersebut setara dengan Rp37 per saham, dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) mencapai 88,6% dari laba bersih tahun 2025 yang sebesar Rp1,23 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam memberikan imbal hasil yang optimal kepada investor di tengah kinerja yang tetap solid.

        Sebelumnya, SIDO telah lebih dulu menyalurkan dividen interim sebesar Rp647,57 miliar atau Rp22 per saham pada 20 November 2025. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibagikan mencapai Rp15 per saham atau secara total sebesar Rp441,52 miliar. Sisa dividen ini yang akan segera ditebar kepada pemegang saham dalam waktu dekat.

        Manajemen juga telah menetapkan jadwal lengkap pembagian dividen tunai tersebut. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 17 April 2026, sementara ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 20 April 2026.

        Untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 21 April 2026 dan ex dividen pada 22 April 2026. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan pada 7 Mei 2026.

        Baca Juga: Irwan Hidayat Bakal Kembali Pimpin Sido Muncul (SIDO), Tunggu Restu RUPS 9 April

        Baca Juga: Menjaga Warisan, Menyiapkan Masa Depan: Keluarga Hidayat Siapkan Estafet Sido Muncul ke Generasi Keempat

        Dari sisi kinerja, SIDO mencatat pertumbuhan yang cukup stabil sepanjang 2025. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,22 triliun, naik 4,96% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,17 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan penjualan yang juga meningkat.

        Pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp4,07 triliun, tumbuh 4,09% dibandingkan Rp3,91 triliun pada 2024. Selain itu, fundamental keuangan SIDO juga terbilang kuat dengan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp945,26 miliar serta total ekuitas sebesar Rp3,12 triliun. Kondisi ini memberikan ruang yang cukup bagi Perseroan untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus konsisten membagikan dividen ke depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: