Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Unilever (UNVR) Klarifikasi Kabar Penjualan Bisnis Jus Buavita

        Unilever (UNVR) Klarifikasi Kabar Penjualan Bisnis Jus Buavita Kredit Foto: Reuters
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akhirnya buka suara terkait kabar yang beredar mengenai rencana penjualan lini bisnis jus Buavita. Perseroan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada transaksi apa pun yang dilakukan terkait isu tersebut.

        Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, Mario Abdi Amrillah, dalam keterbukaan informasi yang dilansir Selasa (14/4) memastikan bahwa bisnis Buavita masih sepenuhnya berada di bawah kendali Perseroan.

        "Pada saat disampaikannya surat tanggapan ini, bisnis jus Buavita masih dimiliki oleh Perseroan dan hingga saat ini, Perseroan tidak pernah menandatangani perjanjian jual beli apapun terkait transaksi penjualan bisnis jus Buavita kepada pihak manapun," kata Mario.

        Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa apabila di kemudian hari terdapat langkah strategis yang diambil, termasuk terkait Buavita, informasi tersebut akan disampaikan secara resmi melalui keterbukaan informasi sesuai regulasi yang berlaku.

        "Pada tanggal surat ini tidak ada informasi atau kejadian material yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup maupun harga saham Perseroan yang harus disampaikan kepada masyarakat," pungkas Mario.

        Sebelumnya, beredar kabar bahwa Unilever tengah mempertimbangkan untuk melepas bisnis jus buah ikoniknya, Buavita. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk merampingkan portofolio bisnis dan fokus pada segmen dengan pertumbuhan serta margin lebih tinggi.

        Baca Juga: DMS Investama Serok Saham Induk Usaha ANTV (MDIA), Rogoh Kocek Rp200 Miliar

        Baca Juga: Setor Modal Rp18,75 Miliar, MCOL Dirikan Anak Usaha Baru

        Laporan DealStreetAsia menyebutkan bahwa rencana tersebut merupakan kelanjutan dari aksi korporasi yang telah dimulai sejak awal tahun. Dalam hal ini, penjualan merek SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa yang berada di bawah Grup Djarum dengan nilai transaksi sekitar Rp1,5 triliun.

        Meski demikian, dengan adanya klarifikasi resmi dari UNVR, pasar kini mendapat kepastian bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait potensi divestasi Buavita.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: