Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Adaro Andalan (AADI) Bakal Jual 47,99% Saham Tambang Kestrel Australia

        Adaro Andalan (AADI) Bakal Jual 47,99% Saham Tambang Kestrel Australia Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melalui anak usahanya, Adaro Capital Limited (ACL), berencana melepas seluruh kepemilikan di Kestrel Coal Group Pty Ltd, salah satu produsen batubara metalurgi premium di Australia.

        Sekretaris Perusahaan AADI, Ray Aryaputra, mengungkapkan bahwa ACL bersama para pihak lainnya selaku penjual pada 14 April 2026 telah menandatangani Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan pembeli pihak ketiga yang tidak disebutkan. 

        "Berdasarkan SPA, ACL akan menjual seluruh saham Kestrel sejumlah 720.385.220 saham biasa yang telah disetor penuh dalam modal Kestrel atau setara dengan 47,99% dan waran milik ACL," kata Ray.

        Adapun Kestrel Coal berlokasi sekitar 40 km di timur laut Emerald, Queensland Tengah, Australia, dan dikenal sebagai produsen utama batubara metalurgi berkualitas premium.

        Nilai transaksi terdiri dari dua skema. Pertama, upfront cash consideration sebesar US$1,85 miliar yang akan dibayarkan saat penyelesaian transaksi, dengan penyesuaian sesuai ketentuan dalam perjanjian.

        Kedua, US$550 juta dalam bentuk contingent cash consideration yang akan dibayarkan selama lima tahun, bergantung pada harga batubara global.

        Pembayaran tambahan tersebut hanya akan dilakukan apabila rata-rata harga harian indeks Platts Premium Low Vol Hard Coking Coal FOB Australia dalam periode penilaian melampaui batas tertentu.

        Penyelesaian transaksi ini masih menunggu terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur dalam SPA. Nantinya, nilai yang diterima ACL akan disesuaikan dengan proporsi kepemilikannya di Kestrel.

        Baca Juga: Unilever (UNVR) Klarifikasi Kabar Penjualan Bisnis Jus Buavita

        Baca Juga: Emiten Grup Lippo (MPPA) Lepas Saham Anak Usaha, Segini Nilainya

        "Tujuan rencana transaksi adalah untuk mendukung pelaksanaan strategi bisnis dan investasi Perseroan," ujar Ray. 

        Ia juga menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: