Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Jamin Santunan dan Perawatan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Negara Tegaskan Tanggung Jawab Penuh

        Prabowo Jamin Santunan dan Perawatan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Negara Tegaskan Tanggung Jawab Penuh Kredit Foto: Kemenhub
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir secara penuh dalam menangani korban kecelakaan kereta api di Bekasi, termasuk memastikan layanan medis maksimal serta pemberian santunan. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat di tengah situasi darurat yang menimbulkan korban jiwa.

        Langkah tersebut juga mencerminkan peran negara dalam menjaga keselamatan publik sekaligus memastikan pemulihan korban berjalan optimal. Prabowo Subianto terlihat turun langsung meninjau kondisi korban di lapangan.

        "Semuanya sudah ditangani, yang saya lihat sudah ditangani dengan baik," kata Prabowo saat mengunjungi korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, Selasa (28/4/2026).

        Ia memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan medis sesuai kebutuhan.

        Selain penanganan kesehatan, pemerintah juga menjamin adanya kompensasi bagi para korban sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa tersebut.

        "Ya, nanti ada semuanya ada, kompensasinya," ujar Presiden.

        Berdasarkan data PT KAI per pukul 08.45 WIB, kecelakaan di wilayah Stasiun Bekasi Timur menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka. Insiden ini melibatkan kereta listrik dan kereta api yang bertabrakan di jalur padat tersebut.

        Sebagian korban luka saat ini masih menjalani perawatan intensif, sementara lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi membaik. Penanganan medis dilakukan secara cepat oleh tim kesehatan di rumah sakit daerah tersebut.

        Presiden juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi, baik secara pribadi maupun atas nama pemerintah. Duka ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem keselamatan transportasi nasional.

        Baca Juga: Pengakuan Pengemudi Taksi Listrik Green SM Diduga Jadi Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

        Di sisi lain, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan pascakejadian, tetapi juga mendorong langkah preventif agar insiden serupa tidak terulang. Salah satu langkah utama adalah melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan.

        Prabowo juga memerintahkan percepatan pembangunan infrastruktur pengamanan di titik-titik perlintasan kereta yang padat penduduk. Upaya ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi publik ke depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: