Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bank Mandiri Kantongi Restu Buyback Saham Rp1,17 Triliun

        Bank Mandiri Kantongi Restu Buyback Saham Rp1,17 Triliun Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mendapat persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp1,17 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

        Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan aksi buyback tersebut akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan sejak memperoleh persetujuan RUPST, yakni hingga 29 April 2027.

        “RUPST juga merestui rencana pembelian kembali saham perseroan dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp1,17 triliun yang akan dilakukan hingga 12 bulan setelah persetujuan RUPST, yaitu 29 April 2027,” kata Riduan dalam keterangannya.

        Riduan menjelaskan, saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham tresuri dan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi karyawan, direksi, serta anggota Dewan Komisaris non-independen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

        Selain menyetujui aksi buyback, Bank Mandiri juga membagikan dividen tunai senilai Rp44,47 triliun atau setara 79% dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp56,3 triliun.

        Dari total dividen tersebut, sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan lebih awal sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026. Sementara itu, sisanya akan didistribusikan kepada pemegang saham setelah penyelenggaraan RUPST.

        Baca Juga: Bank Mandiri Gelontorkan Dividen Rp44,47 triliun, Investor Dapat Berapa?

        Baca Juga: Bank Mandiri Akselerasi Program Pemerintah, Salurkan KUR Rp11 Triliun hingga Kuartal I-2026

        Adapun total dividen per saham (dividend per share/DPS) atas kinerja tahun buku 2025 emiten berkode saham BMRImencapai Rp476,95 per lembar saham, meningkat dibandingkan DPS tahun buku 2024 sebesar Rp466,18 per saham.

        “Hal ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional yang berdaya saing global,” tutur Riduan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: