Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        WOM Finance Sebut Subsidi Rp5 Juta Bakal Dongkrak Pembiayaan Motor Listrik

        WOM Finance Sebut Subsidi Rp5 Juta Bakal Dongkrak Pembiayaan Motor Listrik Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance mengatakan bahwa prosepek pembiayaan motor listrik pada 2026 diperkirakan tetap positif dan bisa terdorong seiring berlanjutnya program subsidi pemerintah sebesar Rp5 juta per unit yang kini tengah dipertimbangkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

        Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, menyampaikan bahwa tren pembiayaan kendaraan listrik masih menunjukkan arah pertumbuhan yang solid meskipun dihadapkan dinamika pasar yang tidak pasti.

        “Sejauh ini perusahaan menilai prospek pembiayaan motor listrik untuk periode tahun 2026 ini diproyeksikan masih cukup positif. Di sisi lain, meskipun terdapat dinamika kebijakan dan daya beli, tren adopsi kendaraan listrik masih didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya operasional serta dukungan ekosistem yang terus berkembang,” ujarnya kepada Warta Ekonomi, Kamis (30/4/2026).

        Keberlanjutan subsidi, kata Cincin, bisa menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Sebelumnya, insentif pemerintah terbukti bisa meningkatkan minat dan realisasi pembiayaan kendaraan listrik dibandingkan saat subsidi dihentikan.

        “Program subsidi ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap pembiayaan motor listrik di Indonesia. Hal ini juga sudah terlihat pada periode sebelumnya ketika insentif dari pemerintah masih berjalan, di mana minat dan realisasi pembiayaan untuk kendaraan motor listrik relatif lebih baik apabila dibandingkan pada saat subsidi dihentikan,” jelasnya.

        Baca Juga: Pembiayaan Motor Listrik Mulai Dilirik, Tapi Ekosistem Harus Digenjot

        Di 2026, kelanjutan subsidi kini akan dipertimbangkan. Namun, meskipun ada peluang, ia menilai hal itu tidak bisa terjadi secara instan karena faktor daya beli masyarakat dan preferensi konsumen tetap menjadi variabel utama yang memengaruhi pertumbuhan tersebut.

        “Dengan adanya kelanjutan untuk pemerintah memberikan subsidi tahun ini, kami tentu saja dapat melihat potensi peningkatan kembali, meskipun secara bertahap dan tetap bergantung pada kondisi daya beli serta preferensi konsumen,” tambahnya.

        Sekedar informasi, per Mei 2025 WOM Finance diketahui catatkan penyaluran pembiayaan motor listrik senilai Rp 120 juta, tumbuh dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: