- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Kapok Rugi! Hypermart (MPPA) Catat Laba Bersih Rp1,6 Miliar di Kuartal I 2026
Kredit Foto: Matahari Putra Prima
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berhasil membalikkan kinerja keuangan menjadi positif pada kuartal pertama 2026.
Emiten pengelola Hypermart ini mencatat laba bersih sebesar Rp1,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi bersih Rp22,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa proses transformasi bisnis yang dijalankan mulai menunjukkan hasil nyata.
Dari sisi pendapatan, Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,2 triliun, tumbuh 4,5% secara tahunan. Kinerja ini ditopang oleh momentum periode festive serta respons positif pelanggan terhadap berbagai inisiatif strategis yang terus diperkuat di seluruh jaringan gerai.
Selain itu, kontribusi entitas anak juga memberikan dorongan tambahan, seiring ekspansi ke segmen pasar baru dan peluncuran format gerai baru yang mulai menunjukkan hasil awal yang menjanjikan.
Peningkatan kinerja juga tercermin pada laba bruto yang naik 9,3% menjadi Rp354 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh perbaikan bauran penjualan, optimalisasi ragam produk, serta pengelolaan biaya pengadaan yang semakin disiplin. Upaya tersebut berjalan seiring dengan strategi Perseroan dalam menghadirkan produk yang lebih relevan sekaligus menjaga efisiensi biaya.
Di level operasional, MPPA mencatat lonjakan signifikan. Laba operasional mencapai Rp34 miliar, melonjak 235,6% dibandingkan Rp10 miliar pada kuartal I 2025. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi operasional yang semakin kuat, serta dampak dari berbagai investasi yang telah dilakukan sepanjang tahun buku 2025.
“Hasil Q1 2026 menunjukkan bahwa transformasi MPPA mulai memberikan hasil yang konkret. Pertumbuhan penjualan, peningkatan laba operasional, dan kembalinya profitabilitas bersih pada kuartal ini mencerminkan kerja seluruh tim serta strategi yang kami jalankan," kata Adrian Suherman, CEO MPPA.
Ia menambahkan, "Rebranding kami mendapat respons positif dari pelanggan, dan kami mulai melihat hasil finansial dari investasi yang telah dilakukan. Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memberikan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan, seiring kami mengeksekusi visi ritel yang berorientasi pada pelanggan."
Baca Juga: Unilever (UNVR) Raih Penjualan Rp8,4 Triliun di Kuartal I 2026, Laba Naik 73%
Baca Juga: Penjualan Indofood (INDF) Milik Grup Salim Tembus Rp33,89 Triliun di Q1 2026
Ke depan, MPPA melihat capaian kuartal pertama ini sebagai fondasi penting untuk melanjutkan pertumbuhan sepanjang 2026. Perseroan akan fokus memperdalam penetrasi di segmen kebutuhan sehari-hari dan produk segar, memperluas program loyalitas, serta mempercepat transformasi digital guna meningkatkan keterlibatan pelanggan di berbagai kanal.
Dengan fondasi operasional yang semakin solid, kepercayaan pelanggan yang terus meningkat, serta pipeline inisiatif yang siap dijalankan, MPPA optimistis mampu menjaga tren profitabilitas positif sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: