Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penjualan Indofood (INDF) Milik Grup Salim Tembus Rp33,89 Triliun di Q1 2026

Penjualan Indofood (INDF) Milik Grup Salim Tembus Rp33,89 Triliun di Q1 2026 Kredit Foto: Indofood
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menunjukkan ketahanan bisnis yang solid pada kuartal pertama 2026. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Perseroan berhasil mencatatkan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp33,89 triliun, tumbuh 7% dibandingkan Rp31,56 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontribusi penjualan terbesar masih berasal dari segmen produk konsumen bermerek sebesar Rp21,39 triliun, diikuti Bogasari Rp6,75 triliun, agribisnis Rp3,62 triliun, serta distribusi Rp2,11 triliun.

Dari sisi geografis, pasar domestik tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi Rp26,76 triliun, sementara penjualan ke Asia dan Afrika mencapai Rp6,19 triliun, serta segmen lainnya sebesar Rp932,33 miliar.

Meski menghadapi tekanan dari faktor eksternal, Indofood tetap mampu menjaga marjin laba usaha di level sehat sekitar 19,3%. Namun, laba usaha tercatat turun 6% menjadi Rp6,53 triliun dari Rp6,92 triliun, terutama dipengaruhi oleh penurunan laba kurs dari aktivitas operasional.

Di sisi lain, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru meningkat 9% menjadi Rp2,96 triliun, dari Rp2,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Capaian ini menegaskan kemampuan Perseroan dalam menjaga profitabilitas di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.

"Di tengah meningkatnya konflik geopolitik, Indofood tetap dapat mempertahankan kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," kata Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood.

Baca Juga: Unilever (UNVR) Raih Penjualan Rp8,4 Triliun di Kuartal I 2026, Laba Naik 73%

Baca Juga: Penjualan Turun, Laba Mayora Indah (MYOR) Tetap Melesat 37% di Q1 2026

Dari sisi neraca, posisi keuangan Perseroan juga menunjukkan penguatan. Total aset per Maret 2026 tercatat sebesar Rp226,51 miliar, meningkat dari Rp217,98 miliar pada Desember 2025. Liabilitas naik menjadi Rp100,93 miliar dari Rp97,74 miliar, sementara ekuitas tumbuh menjadi Rp125,57 miliar dari Rp120,23 miliar.

Dengan fundamental yang tetap kuat dan strategi yang adaptif, Indofood optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mempertahankan daya saing di tengah ketidakpastian global.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri