Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Telkomsat Resmikan Community Gateway Wamena, Kapasitas Internet Papua Pegunungan Dipacu hingga 40 Gbps

        Telkomsat Resmikan Community Gateway Wamena, Kapasitas Internet Papua Pegunungan Dipacu hingga 40 Gbps Kredit Foto: Telkomsat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (8/5/2026), untuk memperkuat konektivitas digital di kawasan timur Indonesia melalui infrastruktur satelit.

        Peresmian dilakukan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung utama konektivitas di Papua Pegunungan dengan kapasitas yang dapat ditingkatkan hingga 40 Gbps.

        Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi mengatakan Community Gateway Wamena dibangun sebagai pusat distribusi konektivitas satelit untuk wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau jaringan terestrial.

        “Teknologi satelit memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti pegunungan Papua, yang tidak seluruhnya dapat dijangkau jaringan terestrial. Melalui Community Gateway Wamena, konektivitas dapat dihadirkan lebih cepat, lebih luas, dan lebih adaptif,” ujar Rizal, dalam keterangan resmi di Jakarta, 

        Menurut dia, infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang dikembangkan TelkomGroup.

        Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan Wamena memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan, tetapi masih menghadapi tantangan keterbatasan akses digital akibat kondisi geografis.

        “Konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital,” kata Dian.

        Ia menjelaskan Community Gateway Wamena berbeda dengan fasilitas serupa yang sebelumnya dibangun di Merauke. Jika Community Gateway Merauke difungsikan sebagai backup link saat jaringan terestrial terganggu, fasilitas di Wamena dirancang sebagai main link atau jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan.

        Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi tinggi. Melalui infrastruktur baru tersebut, kapasitas jaringan ditargetkan meningkat bertahap hingga mencapai 40 Gbps.

        Telkomsat menyebut peningkatan kapasitas itu diharapkan memperbaiki kualitas layanan internet melalui koneksi yang lebih stabil, latensi lebih rendah, serta dukungan terhadap pertumbuhan trafik digital di wilayah Papua Pegunungan.

        Community Gateway Wamena juga dirancang dengan konsep open access platform sehingga dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh TelkomGroup, tetapi juga operator telekomunikasi lain, penyedia layanan internet lokal, hingga institusi publik.

        Baca Juga: Satelit Nusantara Lima Mengudara, Malaysia dan Filipina Ikut Dibidik

        Baca Juga: Infrastruktur Satelit Digeber, Papua Timur Disiapkan Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

        Baca Juga: Teknologi Satelit Jadi Jawaban Blank Spot Indonesia Timur

        Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari program prioritas pemerintah dalam memperluas akses digital nasional hingga wilayah terluar Indonesia.

        “Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis,” ujar Angga.

        Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menilai kehadiran infrastruktur satelit tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan pemerataan akses digital di kawasan pegunungan Papua.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: