Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi dugaan penjualan ilegal kartu layanan transportasi umum gratis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sedang viral di media sosial. Dugaan tersebut diduga melibatkan oknum internal Pemprov DKI.
Pramono langsung meminta jajarannya untuk mengusut kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat.
“Saya kebetulan mengikuti dan saya meminta untuk siapa pun yang melakukan itu, termasuk kalau kemudian ada indikasi keterlibatan orang dalam, maka saya minta untuk diambil tindakan yang tegas,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Pramono menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan sistem transportasi Jakarta, termasuk penerbitan dan kepemilikan kartu layanan gratis.
“Karena sekarang ini bagian dari transparansi untuk pengaturan sistem transportasi di Jakarta, termasuk kartu yang dimiliki itu dilakukan secara transparan dan terbuka,” katanya.
Sebelumnya, dugaan jual beli kartu Jakcard atau kartu transportasi gratis Pemprov DKI Jakarta viral di media sosial melalui akun X @lalaputriis. Kartu tersebut merupakan fasilitas gratis yang diberikan kepada 15 golongan masyarakat rentan di Jakarta.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat