Demam Dracin yang Nilai Ekonominya Kini Sudah Tembus 9,4 Miliar Dollar
Kredit Foto: Ist
Dua bulan setelah penayangan perdana setahun yang lalu, drama romansa kolosal asal China, "Pursuit of Jade", mempertahankan popularitas tingginya di kalangan pencinta serial drama di Indonesia.
Kesuksesan serial bertema kerajaan ini bahkan berhasil menjaring gelombang penggemar baru bagi industri drama China, atau yang akrab disapa "dracin", di tanah air.
Hingga saat ini, drama yang dibintangi oleh aktor populer Zhang Linghe dan aktris Tian Xiwei tersebut masih kokoh bertengger di peringkat kedua dalam daftar pencarian paling populer di platform streaming iQIYI Indonesia, demikian dilaporkan oleh Xinhua.
Daya tarik visual dan keunikan cerita menjadi faktor utama kuatnya magnet drama ini bagi penonton Indonesia. Siti, seorang guru yang baru pertama kali menonton dracin, mengaku terpikat setelah melihat cuplikan drama ini berlalu-lalang di aplikasi TikTok.
"Ini dracin pertama yang saya tonton, dan yang paling menarik adalah suasana latar ceritanya yang sangat indah bertemakan kerajaan di China," ungkap Siti, yang kerap menghabiskan waktu malamnya selepas bekerja untuk menonton serial tersebut.
Daya tarik utama "Pursuit of Jade" terletak pada kedalaman ceritanya. Hubungan antara kedua tokoh utama, Fan Changyu dan Xie Zheng, dinilai memberikan wawasan baru bagi penonton global terkait tradisi dan kebudayaan di China.
"Kisahnya sangat menarik karena memberikan pengetahuan baru tentang budaya pernikahan matrilokal di China. Terlebih lagi, tokoh utama wanitanya digambarkan sebagai sosok pemberani dan peduli terhadap sesama," tutur Niken dikutip dari Xinhua.
Fenomena Dracin juga berbanding lurus dengan pertumbuhan pesat komunitas penggemar sang aktor di dalam negeri. Rani, salah satu pengelola Walnutz Indonesia klub penggemar resmi Zhang Linghe di Indonesia mengonfirmasi adanya lonjakan anggota yang signifikan sejak "Pursuit of Jade" mengudara.
Saat ini, jumlah anggota aktif yang bergabung dalam grup percakapan WhatsApp komunitas tersebut telah nyaris menyentuh angka 1.000 orang.
Untuk diketahui, laporan dari Sixth Tone pada awal 2026 mencatat nilai pasar industri ini pada tahun 2025 lalu diperkirakan telah menyentuh angka $9,4 miliar USD (atau sekitar 100 miliar yuan).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: