Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Donald Trump Ungkap Sumber Dana Perang Amerika Serikat-Iran

        Donald Trump Ungkap Sumber Dana Perang Amerika Serikat-Iran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap sumber pendanaan perang Washington melawan Iran berasal dari hasil minyak Venezuela yang diekstraksi Amerika Serikat.

        Dalam pidato di New York pada Jumat (22/5) waktu setempat, Trump mengklaim pendapatan dari minyak Venezuela telah menutupi biaya perang melawan Iran hingga “25 kali lipat”.

        “Bagaimana kinerja kita di Venezuela? Tidak buruk. Kita telah mengekstraksi begitu banyak minyak di Venezuela, sehingga biaya perang telah tertutupi sekitar 25 kali lipat,” kata Trump dalam pidatonya.

        Baca Juga: Amerika Pamer Kesiapannya Bombardir Wilayah Iran, Siagakan F-35 hingga USS Abraham Lincoln

        Trump tidak menjelaskan lebih rinci mekanisme maupun data perhitungan yang mendasari klaim tersebut.

        Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap biaya perang AS dan Israel melawan Iran yang dimulai sejak akhir Februari 2026.

        Pentagon sebelumnya mengungkap biaya perang terhadap Iran telah mencapai hampir 29 miliar dolar AS atau sekitar Rp513 triliun.

        Pemerintahan Trump kini menghadapi tekanan politik domestik terkait pembengkakan anggaran perang tersebut.

        Dalam sidang anggaran awal Mei lalu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan pejabat Pentagon mendapat pertanyaan keras dari anggota parlemen soal biaya perang Iran saat membahas proposal anggaran pertahanan 2027 sebesar 1,5 triliun dolar AS.

        Trump dalam beberapa bulan terakhir memang berulang kali membanggakan peningkatan produksi minyak Venezuela setelah keterlibatan AS di negara Amerika Latin tersebut.

        Namun hingga kini, Gedung Putih maupun Pentagon belum mengeluarkan penjelasan resmi terkait klaim terbaru Trump soal minyak Venezuela yang disebut membiayai perang Iran.

        Sementara itu, situasi perang AS-Iran masih belum sepenuhnya mereda meski kedua pihak berada dalam gencatan senjata rapuh sejak awal April.

        Baca Juga: Amerika dan Israel Frustrasi Soal Iran, Terungkap Lewat Telepon Dramatis Netanyahu-Trump

        Laporan media AS seperti Axios dan CBS menyebut Washington kini mempertimbangkan opsi serangan militer baru terhadap Iran setelah negosiasi damai yang dimediasi Pakistan mengalami kebuntuan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: