Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Investasi Ekraf 2026 Meledak! Rp61,33 Triliun, Naik 42%

        Investasi Ekraf 2026 Meledak! Rp61,33 Triliun, Naik 42% Kredit Foto: Dok. Kemenekraf
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) melaporkan realisasi investasi sektor ekonomi kreatif yang mencapai Rp61,33 triliun atau 47 persen dari target tahun 2026.

        Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky mengungkapkan capaian tersebut meningkat 42 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang hanya sebesar Rp43,3 triliun.

        Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja pembahasan Laporan Kinerja dan Serapan Anggaran Semester I bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

        "Dengan demikian terjadi peninkatan investasi sebesar 42 persen secara tahun year on year. Dilihat dari subsektornya, investasi terbesar masih terkonsentrasi subsektor aplikasi, kuliner, fesyen, kriya dan periklanan," ujar Teuku Riefky, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Rabu (3/6).

        Selain investasi, kinerja positif juga terlihat dari nilai ekspor ekonomi kreatif pada triwulan I 2026 yang mencapai USD7,38 miliar atau 27 persen dari target tahunan. Kontribusi terbesar berasal dari subsektor fesyen, kriya, dan kuliner.

        Baca Juga: Harga Tanah Colomadu Meledak, Investor Berebut Lahan Dekat Rumah Jokowi

        "Secara bulanan, nilai ekspor sejak Januari, Februari, hingga Maret menunjukan tren peningkatan. Dari sisi terhadap kontribusi perekonomian nasional, ekspor ekraf memberikan andil sebesar 11,8 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia pada Maret 2026," jelasnya.

        Dalam kesempatan tersebut, Teuku Riefky juga menyampaikan keberhasilan Kementerian Ekraf melalui kebijakan insentif pajak royalti penulis, penguatan akses pembiayaan berbasis kekayaan intelektual (KI) dan pengembangan program Ekraf Hub.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: