Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dadan Lengser, Zulhas Pasang Badan untuk Pimpinan Baru BGN

        Dadan Lengser, Zulhas Pasang Badan untuk Pimpinan Baru BGN Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan, Zulkifli Hasan angkat bicara mengenai keputusan Presiden Prabowo yang mencopot kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya, Dadan Hindayana. Diketahui, selain Dadan, Presiden Prabowo juga mencopot Wakil Kepala (Waka) BGN sebelumnya yakni, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.  

        Zulhas yang juga merangkap sebagai Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG), mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo. Ia mengatakan, pengganti dari ketiga pimpinan BGN sebelumnya, adalah orang yang tepat.  

        "Saya kenal baik ketiganya, Ketua Badan dan Wakil Ketua Badan yang baru. Mereka adalah orang yang tepat," jelas Zulhas melalui keterangan pers resmi Kemenko Pangan, Rabu (3/6/2026).  

        Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menuturkan, komposisi pimpinan baru yakni Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Waka BGN, memiliki kapasitas, pengalaman birokrasi, dan kemampuan koordinasi yang dibutuhkan untuk memperkuat pelaksanaan MBG.  

        Baca Juga: Dudung Buka Suara soal Pencopotan Dadan: Prabowo Tidak Mau Ada Penyimpangan di BGN

        Baca Juga: Belum 24 Jam Dadan Dicopot, Kantor BGN Digeledah Kejagung

        Baca Juga: Percayakan BGN ke Nanik S Deyang, Prabowo Ingin MBG Lebih Cepat dan Tepat Sasaran

        "Saya sering rapat dengan mereka. Mereka memiliki pengalaman mengelola program pemerintah, mampu bekerja lintas kementerian dan lembaga, serta memahami tantangan implementasi di lapangan," jelas Zulhas menambahkan.  

        Diketahui, Kemenko Pangan memimpin sinkronisasi, evaluasi, dan pengendalian lintas sektor program MBG yang melibatkan 17 Kementerian/Lembaga, melalui implementasi tata kelola Program MBG sesuai Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Hingga 2 Juni 2026, MBG telah beroperasi melalui 29.670 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan menjangkau 63.133.649 penerima manfaat.

         

        Sebelumnya, Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik. Di tengah ramainya pembahasan soal pergantian pimpinan lembaga yang mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dadan akhirnya buka suara. 

        Alih-alih menunjukkan kekecewaan, Dadan justru menyampaikan rasa syukur dan penghormatan kepada Presiden Prabowo atas kesempatan yang pernah diberikan kepadanya untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih. 

        "Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi Anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya," ujarnya kepada wartawan. 

        Di sisi lain, Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang mengelola program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG). 

        Kabar tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry. 

        "Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Jeffry saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/6/2026). 

        Jeffry menambahkan, pihak Pidsus Kejagung berencana menggelar konferensi pers pada sore hari ini untuk memberikan penjelasan lebih detail terkait penggeledahan tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Farhan Shatry
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: