'Diperlakukan Seperti Orang Asing', Curahan Hati Ruben Onsu Akui Tak Pede Bertemu Anak
Kredit Foto: Instagram/ruben_onsu
Konflik pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menyita perhatian publik. Di tengah polemik soal hak bertemu anak yang belum kunjung mereda, muncul pengakuan baru dari kubu Ruben yang menyebut sang presenter kini mengalami krisis kepercayaan diri untuk berinteraksi dengan kedua putrinya sendiri.
Situasi tersebut bukan tanpa alasan. Menurut pihak Ruben, jarak yang terbentuk selama beberapa waktu terakhir membuat ayah tiga anak itu merasa hubungannya dengan anak-anak semakin renggang hingga muncul perasaan seperti orang asing di kehidupan mereka.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya mulai merasakan ketidaknyamanan ketika ingin bertemu anak-anaknya. Bahkan, Ruben disebut kehilangan rasa percaya diri karena merasa sudah terlalu lama diberi jarak.
"Dia sudah merasa diberikan jarak dengan anaknya, sehingga dia juga mengatakan ada kurang rasa percaya diri kan untuk ketemu sama anaknya," kata Minola.
Menurut Minola, kondisi tersebut memunculkan kecemasan yang cukup besar dalam diri Ruben. Ia khawatir hubungan yang semakin berjarak dapat membuka ruang bagi berbagai pengaruh dari pihak lain yang tidak ia ketahui.
Tak hanya itu, Ruben juga disebut merasa posisinya sebagai ayah kandung perlahan tergeser oleh pihak lain yang justru dianggap lebih dekat dengan anak-anaknya.
"Dia merasakan bahwa dia sebagai ayah diperlakukan seperti orang asing, justru orang asing diperlakukan seperti ayah. Inilah yang sebenarnya menurut Ruben itu sesuatu yang tidak tepat," lanjutnya.
Baca Juga: Tak Butuh Maaf Sarwendah, Ruben Onsu Jujur Cuma Inginkan Satu Hal Ini
Perasaan tersebut semakin diperparah oleh sejumlah pengalaman yang menurut Ruben cukup menyakitkan. Salah satunya ketika ia menghadiri kegiatan anak di sekolah maupun tempat les, tetapi tidak bisa berinteraksi secara bebas seperti orang tua lainnya.
Minola mengungkapkan bahwa Ruben bahkan harus menunggu dan mengantre untuk bisa mendekati anaknya dalam sebuah acara sekolah.
"Ya, artinya Ruben harus antre misalnya pada saat anaknya ada acara-acara tertentu di sekolah balet, dia harus antre, dia harus menunggu. Dia kandungnya lho," ujar Minola.
Di sisi lain, kubu Sarwendah membantah keras tudingan bahwa Ruben dipersulit untuk bertemu anak-anaknya. Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa selama ini tidak pernah ada larangan bagi Ruben untuk bertemu buah hatinya.
"Bukti mempersulitnya yang mana? Karena klien kami dengan tegas menyatakan kepada kami bahwa tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya," kata Chris dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (31/5).
Chris menjelaskan bahwa seluruh aturan mengenai hak bertemu anak sebenarnya sudah diatur secara resmi dalam akta perjanjian yang dibuat setelah perceraian. Dalam kesepakatan tersebut, Ruben disebut memiliki hak untuk bertemu anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam satu pekan.
Baca Juga: Terungkap Sumber Cuan Giorgio Antonio Pacar Sarwendah! Beneran CEO Kaya Raya?
Menurutnya, selama jadwal tersebut tidak berbenturan dengan aktivitas anak seperti sekolah maupun les, Sarwendah tidak pernah menghalangi pertemuan antara Ruben dan kedua putrinya.
"Jadi saya tegaskan sekali lagi, tidak ada yang dipersulit sama sekali ya. Kalaupun ada coba tunjukkan buktinya seperti apa," ujar Chris.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: