Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sektor Pertanian Indonesia Makin Cemerlang, NPGF Amankan Kontrak Penjualan Pupuk Rp217 Miliar

        Sektor Pertanian Indonesia Makin Cemerlang, NPGF Amankan Kontrak Penjualan Pupuk Rp217 Miliar Kredit Foto: Antara/Basri Marzuki
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sektor pertanian Indonesia makin kuat berkat berbagai langkah pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan dan mewujudkan swasembada nasional.

        Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan penguatan produksi pertanian dilakukan melalui perluasan lahan, rehabilitasi jaringan irigasi, serta pelaksanaan sejumlah program prioritas lainnya.

        "Dulu Indonesia menjadi pasar besar bagi pangan dunia. Tetapi sekarang kita ingin berdiri di atas kaki sendiri," ujar Amran dalam acara Silaturahmi Nasional Laskar Merah Putih di Jakarta, Senin (15/6/2026).

        Tak hanya di sisi produksi pertanian. Di sisi industri pendukung, program swasembada pangan dan peningkatan produktivitas pertanian juga membuka peluang pertumbuhan jangka panjang bagi sektor pupuk nasional.

        PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) menilai fokus pemerintah terhadap penguatan sektor pertanian berpotensi meningkatkan permintaan pupuk dalam beberapa tahun ke depan. Dampak positif pun sudah dirasakan oleh NPGF tahun ini. 

        Pada kuartal I 2026, perseroan mencatatkan kinerja positif dengan membukukan penjualan sebesar Rp85,26 miliar, naik 109,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp40,63 miliar.

        Kenaikan penjualan tersebut turut mendorong laba bersih menjadi Rp1,60 miliar atau tumbuh 78,8 persen secara tahunan.

        Direktur Operasional NPGF, Prim Galawira Atmaja, mengatakan peningkatan kinerja tersebut menjadi wujud keberhasilan strategi perusahaan dalam memperluas pasar dan memperkuat jaringan distribusi di tengah meningkatnya kebutuhan pupuk nasional.

        Baca Juga: Papua Dapat Dana Rp5 Triliun untuk Pertanian Modern, Cetak Sawah 80 Ribu Hektare Dikebut

        Di tengah prospek sektor pertanian yang tetap positif, NPGF juga telah mengamankan kontrak penjualan pupuk senilai sekitar Rp217 miliar yang akan direalisasikan secara bertahap sepanjang 2026.

        Nilai kontrak tersebut diharapkan dapat memberikan visibilitas pendapatan yang lebih baik sekaligus menjadi modal penting bagi perseroan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

        Dari sisi keuangan, total aset NPGF meningkat menjadi Rp438 miliar hingga akhir Maret 2026, sementara total ekuitas tercatat sebesar Rp240,63 miliar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: