Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sandiaga Uno Masuk Jadi Investor PT MUTU

        Sandiaga Uno Masuk Jadi Investor PT MUTU Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) mendapatkan dukungan dari sejumlah investor strategis nasional melalui aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

        Salah satu investor yang berpartisipasi dalam aksi korporasi tersebut adalah pengusaha Sandiaga Salahuddin Uno. Investasi dilakukan melalui PT Samala Serasi Utama (SSU), perusahaan investasi yang terafiliasi dengan Sandiaga Uno dan mitra bisnisnya, Tsamanov, serta melalui PT Bumi Hijau Sedaya.

        Selain Sandiaga Uno, mantan Chief Executive Officer (CEO) Grab Indonesia dan mantan Chief Operating Officer (COO) AirAsia Indonesia, Ridzki D. Kramadibrata, juga turut bergabung sebagai investor strategis.

        Masuknya sejumlah tokoh bisnis tersebut dinilai mencerminkan optimisme terhadap prospek bisnis MUTU yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification, Verification, and Assurance (TICVA).

        Sandiaga mengatakan kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya tuntutan industri global terhadap aspek keberlanjutan, transparansi, dan tata kelola perusahaan.

        "Kami melihat MUTU sebagai institusi yang memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem ekonomi berkelanjutan di Indonesia," ujar Sandiaga dalam keterangannya.

        Selain memperkuat bisnis inti, MUTU juga membidik peluang pertumbuhan di sektor sertifikasi halal dan industri makanan serta minuman (food and beverage/F&B).

        Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia dinilai menjadi pasar potensial bagi layanan sertifikasi halal yang kredibel dan diakui secara internasional. Di saat yang sama, pertumbuhan industri F&B juga mendorong kebutuhan terhadap layanan inspeksi, pengujian, dan pemastian kualitas produk.

        Perseroan menilai penguatan layanan tersebut dapat membantu meningkatkan daya saing produk nasional, baik di pasar domestik maupun internasional.

        MUTU juga terus mengembangkan perannya dalam ekosistem perdagangan karbon nasional. Perseroan tercatat sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pertama di Indonesia yang memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor registrasi LVV-001-IDN.

        Perusahaan saat ini aktif menjalankan layanan yang berkaitan dengan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), termasuk kegiatan validasi dan verifikasi berbasis standar internasional dalam kerangka Measurement, Reporting and Verification (MRV).

        Dengan kapabilitas tersebut, MUTU menargetkan dapat mendukung kebutuhan industri dan pemerintah dalam menjalankan program dekarbonisasi serta penguatan ekonomi hijau.

        Masuknya investor strategis melalui private placement dinilai menjadi sinyal meningkatnya minat pasar terhadap perusahaan yang bergerak di sektor keberlanjutan, tata kelola lingkungan, dan pasar karbon.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: