BMKG Naikkan Prediksi El Nino Kuat Jadi 98 Persen, Musim Kemarau Panjang Mengintai RI
Kredit Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan prediksi peluang El Nino mencapai intensitas kuat. Angkanya kini mencapai 98 persen.
Prediksi terbaru tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya yang berada di angka 62 persen. Informasi itu disampaikan dalam pembaruan kondisi iklim Dasarian II Juni 2026.
BMKG mencatat anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4 mencapai +1,61. Kondisi tersebut menunjukkan fase hangat yang telah berlangsung selama tujuh dasarian berturut-turut.
"Perubahan suhu laut di Samudra Pasifik (ENSO) dan Samudra Hindia (IOD) dapat memengaruhi pola hujan, suhu udara, hingga potensi cuaca ekstrem di Indonesia," tulis BMKG.
Sementara itu, nilai Dipole Mode Indeks (IOD) tercatat berada di angka -0,298. Kondisi tersebut masih menunjukkan fase netral.
BMKG juga memantau perkembangan musim di berbagai wilayah Indonesia. Hasil pemantauan terhadap 699 Zona Musim menunjukkan 37,6 persen wilayah telah memasuki musim kemarau.
Sebanyak 46,2 persen wilayah masih berada pada musim hujan. Sisanya tergolong dalam kategori Tipe 1 Musim.
Beberapa wilayah yang telah mengalami musim kemarau antara lain sebagian Sumatera Utara, Jambi, Banten, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
BMKG memperkirakan fenomena El Nino dapat berlangsung hingga awal 2027. Namun dampak langsung terhadap Indonesia diprediksi paling terasa selama musim kemarau tahun ini.
Baca Juga: Mentan Pastikan Stok Beras Aman Hadapi El Nino Godzilla
"Meskipun begitu, fenomena ini hanya akan memberi dampak langsung bagi wilayah Indonesia sepanjang musim kemarau hingga Oktober 2026," kata BMKG.
Fenomena El Nino diperkirakan membuat musim kemarau menjadi lebih panjang dan lebih kering. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi sektor pertanian serta ketersediaan pangan di berbagai wilayah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy