Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prasetyo Hadi: Tren PHK Belum Meningkat, Pemerintah Petakan Penyebab di Berbagai Sektor

        Prasetyo Hadi: Tren PHK Belum Meningkat, Pemerintah Petakan Penyebab di Berbagai Sektor Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah belum melihat adanya tren peningkatan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara nasional. Menurutnya, kasus PHK yang terjadi saat ini memiliki karakteristik yang beragam dan tidak terkonsentrasi pada satu sektor industri tertentu.

        "Sebagaimana tadi yang saya sampaikan, memang karakteristiknya tidak kepada satu sektor tertentu karena problem-nya juga bermacam-macam," ujar Prasetyo Hadi di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

        Prasetyo menjelaskan, pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) terus memetakan penyebab PHK secara rinci. Salah satu faktor yang memicu persoalan di perusahaan adalah melemahnya permintaan pasar sehingga berdampak pada penurunan produksi.

        Selain itu, terdapat perusahaan yang sebenarnya berada dalam kondisi sehat, namun ikut terdampak akibat masalah pada institusi perbankan tempat perusahaan tersebut menyimpan modal.

        "Ada juga yang bermasalah terhadap modal yang disimpan di sebuah institusi perbankan yang institusi perbankannya bermasalah. Padahal sebetulnya perusahaannya sangat sehat. Hanya karena bermasalah dengan pihak institusi lain di perbankannya, ini juga ikut bermasalah," katanya.

        Baca Juga: Potongan Transportasi 8% Masih Tunggu Finalisasi Mensesneg

        Meski demikian, Prasetyo mengakui terdapat sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan risiko PHK ke depan. Salah satunya adalah gangguan pasokan bahan baku yang dipengaruhi kondisi harga komoditas global maupun dinamika geopolitik internasional.

        "Kalau yang ada potensi meningkat, itu berkaitan dengan masalah suplai bahan baku yang terpengaruh oleh harga dunia atau faktor geopolitik," ujarnya.

        Selain faktor eksternal, pemerintah juga mencermati persoalan teknis di dalam negeri, termasuk kendala pasokan gas industri yang terjadi di sejumlah wilayah.

        Prasetyo mencontohkan, beberapa industri di Jawa Timur dan Jawa Tengah tidak mengalami hambatan karena pasokan bahan bakunya tetap tersedia. Namun, kondisi berbeda terjadi di Jawa Barat yang menghadapi gangguan teknis pada sumber pasokan gas.

        "Misalnya contoh gas, ada beberapa yang di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah tidak ada masalah karena sumber bahan bakunya tidak terjadi masalah teknis. Tapi ada di Jawa Barat yang sumber gasnya ini terjadi kendala teknis," jelasnya.

        Karena itu, pemerintah terus melakukan pemetaan terhadap setiap kasus secara individual agar solusi yang diberikan dapat disesuaikan dengan akar permasalahan masing-masing perusahaan.

        "Jadi memang satu per satu kita pelajari dan kita cari jalan keluarnya," tutup Prasetyo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: