Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Amnesti Napi Wajib Komcad, Netizen Gak Kebayang Komponen Cadangan Militer Diisi Narapidana

        Amnesti Napi Wajib Komcad, Netizen Gak Kebayang Komponen Cadangan Militer Diisi Narapidana Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menyiapkan amnesti bagi narapidana (napi) dengan syarat wajib mengikuti program komponen cadangan (komcad) sebelum bebas tengah menjadi perbincangan hangat di platform X.

        Seorang netizen dengan akun @bangher**** menyoroti betapa anehnya jika narapidana dijadikan bagian dari komponen cadangan militer.

        "Kebayang gak? Komcad adalah para narapidana,' tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (30/6).

        Komentar itu memicu beragam reaksi. Ada yang menilai komcad merupakan agenda tersembunyi Prabowo untuk mengamankan posisinya hingga 2029.

        "Komcad Agenda Terselubung Mr Gemoy...Untuk Memgamankan dia & Golonganya...baik di 2029 Maupun kepentingan lainya.. Karena Balas Jasa itu Nyata," tulis akun @irwan_sah***.

        Netizen lain menilai program komcad tidak menjamin napi akan berubah setelah bebas, sehingga lebih baik mereka kembali menjadi masyarakat biasa.

        "Bukan diskriminasi napi tp tidak ada jaminan napi akan 'sembuh' selepas keluar dari lapas. Bukannya membantu negara malah nambah masalah negara. Biarkan saja napi menjadi rakyat biasa tanpa ikut komcad,' cuit akun @tabrak****.

        Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo akan memberikan amnesti kepada warga binaan pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI, 17 Agustus 2026 mendatang.

        Baca Juga: Amnesti Napi Wajib Komcad, Lama-Lama Wamil Beneran!

        Amnesti tersebut direncanakan bagi napi berusia di bawah 35 tahun dengan syarat mengikuti program komcad terlebih dahulu untuk membangun kedisiplinan sebelum resmi bebas.

        "Mudah-mudahan Pak Presiden, seperti saya sampaikan tadi, Agustus nanti akan memberi amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan di bawah usia 35 tahun. Tapi tidak langsung bebas, melainkan ikut komcad agar mereka disiplin," ujar Agus dalam kegiatan kick off nasional skrining TBC di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Senin (29/6/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: