Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pemkab Banyumas Sudah Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Digital

        Pemkab Banyumas Sudah Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Berbasis Digital Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Teknologi akal imitasi (Artificial Intelligence/AI) kini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, pada Portal Satu Data Dimas Satria untuk mempercepat akses masyarakat terhadap informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

        Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan penerapan AI tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, berbasis data, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

        "Kalau dulu berbasis web, orang mencari data itu susah dan ribet. Di musim AI sekarang ini, kita adopsi teknologinya. Jika dulu mencari data di portal terasa rumit, sekarang dengan AI semua informasi bisa diakses dengan jauh lebih mudah dan cepat," kata Agus saat menghadiri Sosialisasi Implementasi AI pada Portal Satu Data Dimas Satria di Aula Fakultas Ilmu Pariwisata dan Ilmu Sosial (FPIS) Universitas Amikom Purwokerto, Rabu (1/7/2026) dikutip dari ANTARA.

        Menurut Agus, sebelum dikembangkan, Portal Satu Data Banyumas masih menggunakan sistem berbasis laman konvensional sehingga masyarakat kerap mengalami kesulitan saat mencari data maupun informasi yang dibutuhkan.

        Ia menjelaskan, gagasan penerapan AI berawal dari ide akademik yang kemudian diselaraskan dengan arahan pimpinan daerah agar Pemkab Banyumas mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih sederhana, cepat, dan mudah diakses.

        Selain dimanfaatkan masyarakat, sistem AI tersebut juga dapat digunakan bersama oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan sistem yang terintegrasi, biaya operasional diharapkan dapat ditekan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

        "Pemerintah juga mengharapkan feedback dari pemanfaatan teknologi ini agar roda ekonomi daerah dapat berkembang lebih baik," ujar Agus.

        Sementara itu, Ketua Panitia Prof Taqwa Hariguna mengatakan perkembangan teknologi AI telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Menurut dia, AI kini menjadi salah satu rujukan utama masyarakat untuk mendapatkan data secara cepat, mulai dari informasi kuantitatif, rekomendasi pengambilan keputusan, hingga solusi atas berbagai kebutuhan.

        Ia menyebut implementasi AI pada Portal Satu Data Banyumas merupakan terobosan strategis sekaligus menjadi penerapan AI pertama pada portal satu data pemerintah daerah di Indonesia.

        "Melalui integrasi teknologi tersebut, masyarakat dapat berinteraksi langsung melalui fitur tanya jawab untuk memperoleh berbagai informasi layanan publik secara cepat dan mudah," kata Prof Taqwa.

        Baca Juga: Dipuji Prabowo Soal Kualitas, Kapolri Targetkan Bangun 1.500 SPPG pada 2026

        Ia menambahkan, sistem tersebut juga telah terintegrasi dengan berbagai layanan digital, termasuk informasi mengenai sistem pembayaran digital.

        Prof Taqwa berharap langkah adaptif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi institusi lain sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem digital yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: