Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Purbaya: Prabowo Sebentar Lagi Bakal Obrak-Abrik Kopdes Merah Putih

        Purbaya: Prabowo Sebentar Lagi Bakal Obrak-Abrik Kopdes Merah Putih Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang menjadi salah satu proyek unggulan pemerintah kembali menjadi sorotan. Setelah menuai kritik terkait lokasi pembangunan di sejumlah daerah, kini muncul sinyal bahwa pelaksanaan program tersebut bakal dievaluasi besar-besaran.

        Sinyal itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan Kopdes Merah Putih agar kembali sesuai dengan rancangan awal pemerintah.

        Menurut Purbaya, pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam rencana implementasi program tersebut. Evaluasi hingga penguatan pengawasan akan terus dilakukan agar penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran.

        “Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera diperbaiki dan pengawasannya diperkuat,” kata dia.

        Baca Juga: 'Otak Saya Dicuci', Relawan Prabowo Beber Alasan Dulu Benci Jokowi tapi Kini Jatuh Hati

        Purbaya kemudian memberi sinyal bahwa perubahan besar terhadap program Kopdes Merah Putih kemungkinan segera dilakukan langsung atas arahan Presiden.

        "Terus yang koperasi mungkin juga sebentar lagi akan diobrak-abrik oleh Bapak Presiden," sebut Purbaya.

        Ia menjelaskan, pemerintah sejak awal telah menyiapkan skema pembiayaan pembangunan Kopdes Merah Putih menggunakan dana desa.

        Dari total alokasi dana desa sebesar Rp60 triliun setiap tahun, sekitar Rp40 triliun direncanakan untuk mencicil pembangunan Kopdes Merah Putih selama enam tahun.

        "Dana Koperasi itu Rp240 triliun untuk 80 ribu koperasi. Itu untuk 6 tahun. Saya bayar Rp40 triliun setiap tahun. Desain awal seperti itu," ujarnya.

        Baca Juga: Janji Purbaya Tidak Boros Belanja Negara: Lewat Defisit 3%, Langsung Saya Potong!

        Namun, di tengah pelaksanaan program, Purbaya mengaku menemukan adanya pihak-pihak yang membuat kebijakan tambahan di luar konsep awal yang telah disusun.

        Ia menilai langkah tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan Presiden Prabowo maupun dirinya sebagai Menteri Keuangan.

        "Ada beberapa orang yang over kreatif. Bikin ini, bikin itu, bikin ini, yang sebetulnya nggak pernah diketahui Bapak Presiden, paling nggak saya. Itu akan dikendalikan," ungkap Purbaya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: