Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Indonesia Satu-satunya Negara Mayoritas Islam yang Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei di Iran

        Indonesia Satu-satunya Negara Mayoritas Islam yang Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei di Iran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Dino Patti Djalal mengkritik keputusan pemerintah yang tidak mengirimkan delegasi resmi dalam rangkaian upacara pemakaman dari Mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

        Menurut Dino, Indonesia justru menjadi satu-satunya negara berpenduduk muslim terbesar di dunia yang absen mengirim perwakilan resmi, sementara banyak negara lain, termasuk negara-negara muslim, mengirim utusan setingkat menteri hingga kepala negara.

        Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Tak Terlihat di Pemakaman Ali Khamenei

        Dino melalui akun media sosialnya mengunggah daftar negara yang mengirim delegasi resmi, di antaranya Rusia, China, Pakistan, India, Turki, Malaysia, Bangladesh, Arab Saudi, Qatar, Oman, Kazakhstan hingga Mesir. Nama Indonesia tidak tercantum dalam daftar tersebut.

        "Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa pemerintah tidak memenuhi undangan untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum dari Ayatollah Khamenei," ungkap Dino, dikutip Senin (6/7).

        Ia mempertanyakan apakah kondisi tersebut menjadi pertanda mulai memudarnya prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi dari Indonesia.

        Menurut Dino, Indonesia semestinya dapat mengirimkan minimal seorang pejabat tinggi, misalnya Wakil Menteri Luar Negeri bidang Dunia Islam, Anis Matta. Indonesia juga menurutnya tak boleh melupakan hubungan baiknya dengan Iran.

        "Bebas aktif adalah diplomasi berprinsip, bukan diplomasi sungkan," tegasnya.

        Dino menilai kehadiran delegasi resmi seharusnya dapat menjadi simbol persahabatan kedua negara sekaligus menunjukkan konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif.

        Diketahui, Indonesia hanya diwakili Duta Besar RI untuk Iran dan Turkmenistan, Rolliansyah Soemirat untuk menghadiri pemakaman dari Ayatollah Ali Khamenei. Ia sebelumnya tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, 28 Februari 2026.

        Rangkaian pemakaman sosok tersebut berlangsung pada 3-9 Juli 2026 di Iran. Media Iran menayangkan ribuan warga yang mengenakan pakaian hitam memenuhi area dari Grand Mosalla.

        Banyak di antara mereka terlihat menangis, memukul dada sebagai tradisi berkabung dalam Islam Syiah. Mereka juga turut mengibarkan bendera merah yang melambangkan tuntutan keadilan dan pembalasan atas kematian dari Ali Khamenei.

        Jenazah Ali Khamenei disemayamkan di Grand Mosalla. Ia nantinya akan dibawa berkeliling ke sejumlah kota besar dan pusat-pusat suci umat Syiah. Jenazah Ali Khamenei pada akhirnya akan dimakamkan di Mashhad.

        Baca Juga: Jokowi Merasa Terhina Gegara Masyarakat Ragukan Keaslian Ijazah, Dokter Tifa: Itu Adalah Risiko...

        Iran mengharapkan jutaan warga mengikuti rangkaian prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus demonstrasi solidaritas nasional setelah perang yang mengguncang negara itu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: