Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jelang 60 Tahun Hubungan Diplomatik, Prabowo Ingin Kemitraan RI-Singapura Makin Kuat

        Jelang 60 Tahun Hubungan Diplomatik, Prabowo Ingin Kemitraan RI-Singapura Makin Kuat Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia dan Singapura memiliki komitmen yang sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan sebagai fondasi kemakmuran bersama. Komitmen tersebut menjadi salah satu poin penting dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026).

        Dalam Joint Press Statement bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Prabowo mengatakan pembahasan kedua negara tidak hanya berfokus pada agenda bilateral, tetapi juga mencakup berbagai isu regional dan global yang berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat di masa depan.

        "Di luar agenda bilateral, kita juga membahas berbagai persoalan global dan regional, serta hal-hal yang akan berdampak terhadap kehidupan kita," ujar Prabowo.

        Presiden menegaskan Indonesia dan Singapura memiliki pandangan yang sejalan dengan sikap ASEAN dalam menyikapi berbagai konflik internasional. Menurutnya, setiap sengketa harus diselesaikan melalui dialog dan diplomasi, bukan dengan kekerasan.

        "Kita menegaskan bahwa ASEAN berpandangan setiap sengketa harus diselesaikan secara damai melalui dialog dan diplomasi, tidak hanya di kawasan kita, tetapi juga di semua kawasan," kata Prabowo.

        Ia menilai hasil Leaders' Retreat kali ini tidak hanya menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat kemitraan kedua negara dalam jangka panjang.

        "Pembahasan kita hari ini bukan hanya menjadi respons terhadap tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan kemitraan kita untuk masa depan," ujarnya.

        Baca Juga: Tokopedia PHK 90% Karyawan, Anak Buah Prabowo Salahkan TikTok: Uangnya Kemana?

        Prabowo juga mengingatkan bahwa tahun depan Indonesia dan Singapura akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik. Momentum tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa hubungan kedua negara harus terus dijaga dan diperkuat.

        "Tahun depan kita akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura, dan kita melihat hubungan ini harus terus langgeng pada masa-masa yang akan datang," tuturnya.

        Presiden mengatakan Leaders' Retreat tahun ini merupakan yang kedua baginya sejak menjabat sebagai kepala negara. Ia menilai forum tahunan tersebut kembali menunjukkan eratnya hubungan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Singapura sebagai dua negara bertetangga.

        "Pertemuan ini sekali lagi menunjukkan hubungan yang khas dan hubungan yang istimewa antara Indonesia dan Singapura. Sebagai tetangga dekat, Indonesia dan Singapura sudah menjadi mitra yang sangat dekat. Kita memiliki kepentingan bersama karena kita berada di kawasan yang sama," ujar Prabowo.

        Karena itu, lanjut Presiden, menjaga stabilitas kawasan menjadi kepentingan bersama kedua negara. Ia menegaskan kemakmuran tidak mungkin terwujud tanpa adanya perdamaian dan stabilitas yang dipelihara secara konsisten.

        "Oleh karena itu, stabilitas dan kemakmuran menjadi kepentingan kita bersama. Kita memahami dan mengerti bahwa kemakmuran tidak akan pernah datang tanpa perdamaian dan stabilitas," katanya.

        Prabowo menekankan bahwa perdamaian bukanlah sesuatu yang hadir dengan sendirinya, melainkan harus terus diupayakan melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

        "Perdamaian dan stabilitas adalah suatu upaya yang harus terus-menerus kita lakukan tanpa henti. Stabilitas dan perdamaian bukan sesuatu yang akan datang dengan sendirinya. Kita sepakat bahwa kepentingan kita harus sama-sama dijaga, dan kita harus terus melakukan kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak," pungkas Presiden.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: