Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ancelotti Tegaskan Tak Akan Mundur Meski Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pilih Bangun Era Baru Selecao

        Ancelotti Tegaskan Tak Akan Mundur Meski Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pilih Bangun Era Baru Selecao Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Carlo Ancelotti memastikan dirinya belum berpikir mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Brasil meski Selecao tersingkir lebih cepat dari Piala Dunia 2026. Kekalahan mengejutkan dari Norwegia di babak 16 besar justru disebutnya sebagai awal untuk membangun kembali kekuatan Brasil.

        Brasil harus mengakhiri langkah di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar. Hasil tersebut memperpanjang puasa gelar juara dunia Brasil yang kini telah berlangsung sejak terakhir mengangkat trofi pada edisi 2002.

        Kegagalan itu langsung memunculkan spekulasi mengenai masa depan Ancelotti. Namun pelatih asal Italia tersebut menegaskan dirinya masih memiliki komitmen penuh untuk melanjutkan proyek bersama Tim Samba.

        "Saya tidak merasa ini adalah akhir. Justru ini merupakan awal dari siklus baru," ujar Ancelotti.

        Pelatih berusia 67 tahun itu menilai Brasil sebenarnya memiliki kemampuan untuk melangkah jauh di turnamen ini. Menurutnya, hasil buruk di babak 16 besar tidak menghapus potensi besar yang dimiliki skuad Selecao.

        "Brasil sebenarnya mampu bersaing hingga akhir Piala Dunia. Sekarang tugas kami adalah terus bekerja, berkembang, dan menemukan ide-ide baru agar tim ini menjadi lebih kuat," kata Ancelotti.

        Mantan pelatih Real Madrid tersebut mengaku sudah terbiasa menghadapi situasi sulit sepanjang karier kepelatihannya. Karena itu, ia memilih menjadikan kegagalan di Piala Dunia 2026 sebagai motivasi untuk membawa Brasil kembali bangkit.

        "Saya sudah sering menghadapi situasi seperti ini. Kami akan mengatasinya dan menjadikan kegagalan ini sebagai bahan bakar untuk melangkah lebih jauh," ucapnya.

        Ancelotti sendiri baru mulai menangani Brasil pada tahun lalu dan masih terikat kontrak hingga setelah Piala Dunia 2030. Ia memastikan kekalahan dari Norwegia tidak mengubah tekadnya untuk terus memimpin proses regenerasi Tim Samba.

        Selain menegaskan kesiapannya bertahan, Ancelotti juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang sepanjang turnamen. Ia menilai para pemain sudah menunjukkan dedikasi maksimal meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

        "Hasil ini memang sangat mengecewakan dan kami semua sedih. Namun saya harus berterima kasih kepada para pemain karena mereka telah bekerja sangat keras," tutur Ancelotti.

        Pelatih yang pernah membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions itu bahkan merasa Brasil tidak layak tersingkir secepat ini. Meski demikian, ia mengakui kekalahan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sepak bola.

        "Saya tidak merasa kami pantas kalah. Tetapi beginilah sepak bola, beginilah olahraga. Kadang kita harus menerima rasa kecewa dan pahitnya sebuah kekalahan," ujar Ancelotti.

        Baca Juga: Brasil Kehilangan Identitas di Piala Dunia 2026, Ancelotti Akui Era Baru Tim Samba Harus Segera Dimulai

        Brasil sebenarnya datang ke Piala Dunia 2026 dengan beban besar setelah menjalani fase kualifikasi yang kurang meyakinkan. Meski berhasil melewati fase grup tanpa kekalahan dan lolos dramatis dari Jepang pada babak 32 besar, perjalanan mereka akhirnya dihentikan dua gol Erling Haaland yang membawa Norwegia menang 2-1.

        Kekalahan tersebut juga menjadi laga terakhir Neymar di panggung Piala Dunia bersama Brasil. Penyerang senior itu hanya mampu mencetak satu gol melalui titik penalti saat menghadapi Norwegia, namun gagal menyelamatkan Selecao dari eliminasi.

        Ancelotti kini menatap masa depan dengan optimistis. Ia yakin fondasi yang dimiliki Brasil masih cukup kuat untuk kembali menjadi penantang serius di turnamen internasional berikutnya, sekaligus mengakhiri penantian panjang menuju gelar juara dunia keenam.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: