Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Piala Dunia Terakhir Ronaldo Berakhir Pahit, Statistiknya Kalah Telak dari Lionel Messi

        Piala Dunia Terakhir Ronaldo Berakhir Pahit, Statistiknya Kalah Telak dari Lionel Messi Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 resmi berakhir setelah Portugal tersingkir pada babak 16 besar, sekaligus menutup penampilan terakhir sang megabintang di turnamen sepak bola terbesar dunia. Kekalahan itu juga diiringi catatan statistik yang menunjukkan Ronaldo masih tertinggal cukup jauh dibanding Lionel Messi sepanjang edisi kali ini.

        Portugal harus mengakhiri langkahnya usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol semata wayang Mikel Merino membuat impian Ronaldo membawa negaranya meraih gelar juara dunia untuk pertama kali harus kandas.

        Selain gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh, performa individu Ronaldo juga menjadi sorotan. Berdasarkan data Opta, pemain berusia 41 tahun tersebut tampil dalam lima pertandingan dengan total 441 menit bermain dan hanya membukukan expected assist (xA) sebesar 0,13.

        Ronaldo memang berhasil mencetak tiga gol sepanjang turnamen. Namun, dua gol lahir saat menghadapi Uzbekistan di fase grup, sedangkan satu gol lainnya berasal dari titik penalti ketika Portugal menghadapi Kroasia pada babak 32 besar.

        Produktivitas tersebut kontras dengan Lionel Messi yang masih membawa Argentina bertahan di Piala Dunia 2026. Kapten La Albiceleste telah mengoleksi tujuh gol hanya dari empat pertandingan dengan total waktu bermain 320 menit.

        Messi juga memberikan kontribusi lebih besar dalam membangun serangan timnya. Ia tercatat menciptakan sembilan peluang bagi rekan setim dengan expected assist mencapai 1,68, jauh melampaui catatan Ronaldo.

        Perbedaan kontribusi kedua megabintang itu semakin mencolok ketika memasuki fase gugur. Ronaldo kesulitan memberi pengaruh besar saat Portugal menghadapi lawan-lawan kuat, sedangkan Messi terus menjadi motor permainan Argentina yang masih berpeluang mempertahankan gelar juara dunia.

        Penampilan Ronaldo saat menghadapi Spanyol pun menuai perhatian. Meski bermain penuh, kapten Portugal dinilai gagal menjadi pembeda ketika timnya membutuhkan sosok pemimpin di lini depan.

        Baca Juga: Gagal Wujudkan Mimpi Ronaldo, Roberto Martinez Akhiri Karier Bersama Portugal

        Sejumlah pengamat bahkan menilai kehadiran Ronaldo membuat pola serangan Portugal menjadi lebih mudah dibaca lawan. Kritik juga diarahkan kepada pelatih Roberto Martinez yang tetap mempercayakan posisi penyerang utama kepada Ronaldo sepanjang turnamen.

        Tersingkirnya Portugal memastikan perjalanan Ronaldo di Piala Dunia berakhir tanpa trofi yang selama ini diincarnya. Sebelumnya, sang kapten telah memastikan bahwa Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama tim nasional.

        Di sisi lain, Lionel Messi masih memiliki peluang menambah catatan emas dalam karier internasionalnya apabila Argentina mampu melanjutkan langkah hingga partai final. Perbedaan nasib keduanya kembali menjadi bahan perbincangan setelah dua ikon sepak bola dunia itu menempuh jalan berbeda di Piala Dunia 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: