Kredit Foto: Ist
Cristiano Ronaldo mengakhiri perjalanan terakhirnya di Piala Dunia dengan air mata, tetapi sang megabintang tetap menilai kariernya bersama Portugal sebagai sebuah kebanggaan besar.
Kapten Portugal itu gagal membawa negaranya meraih trofi Piala Dunia setelah Selecao das Quinas tersingkir di babak 16 besar usai kalah 0-1 dari Spanyol di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time menjadi pukulan terakhir bagi Portugal yang harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di turnamen tersebut.
Kekalahan itu terasa lebih berat bagi Ronaldo karena Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengangkat trofi yang belum pernah ia raih sepanjang karier internasional.
Meski gagal membawa Portugal menjadi juara dunia, Ronaldo tetap percaya dirinya telah meninggalkan perubahan besar bagi sepak bola negaranya selama 23 tahun membela tim nasional.
"Saya sudah meraih tiga trofi bersama Portugal. Sebelum ada Cristiano, Portugal tidak memenangkan apa pun," ujar Ronaldo seperti dikutip dari ESPN.
Ronaldo menilai gelar Euro 2016 menjadi pencapaian paling berharga dalam kariernya bersama Portugal karena turnamen tersebut memiliki rasa seperti memenangkan Piala Dunia.
"Trofi terbaik adalah Euro 2016 yang terasa seperti juara dunia," tambahnya.
Keberhasilan Ronaldo memang mengubah sejarah Portugal yang sebelumnya belum pernah menjadi juara di turnamen besar sebelum era dirinya.
Bersama Ronaldo, Portugal berhasil memenangkan Euro 2016 serta dua gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.
Selain menghadirkan trofi, Ronaldo juga mencatatkan berbagai rekor individu bersama Portugal dengan menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.
Penyerang berusia 41 tahun itu telah membukukan 233 pertandingan serta mencetak 146 gol untuk A Selecao, sebuah catatan yang membuat namanya sulit tergantikan dalam sejarah sepak bola Portugal.
Setelah peluit panjang pertandingan melawan Spanyol berbunyi, Ronaldo terlihat tidak mampu menahan emosinya dan menangis karena perjalanan Piala Dunia terakhirnya harus berakhir lebih cepat.
Namun, Ronaldo menegaskan dirinya tidak ingin hanya dikenang karena kegagalan meraih Piala Dunia.
Baca Juga: Ramalan Khabib Jadi Kenyataan, Portugal Ronaldo Tersingkir dan Spanyol Dipuji Setinggi Langit
"Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Portugal. Besok adalah hari baru dan hidup harus terus berjalan," kata Ronaldo.
Kini, Portugal mulai bersiap menghadapi era baru tanpa sosok yang selama lebih dari dua dekade menjadi wajah utama tim nasional mereka.
Meski kemungkinan masih bisa tampil pada Euro 2028, Piala Dunia 2026 tetap menjadi akhir dari satu babak besar dalam perjalanan Ronaldo bersama Portugal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: