Di Bawah Naungan Danantara, Transformasi BTN Diarahkan untuk Menjadi Beyond Mortgage Bank
Kredit Foto: Dok. BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengungkapkan bahwa di bawah orkestrasi Danantara Indonesia, transformasi BTN tidak hanya diarahkan untuk memperkuat bisnis inti di sektor perumahan, tetapi juga memperluas peran perseroan menuju beyond mortgage bank.
Melalui strategi tersebut, BTN terus mengembangkan solusi keuangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari pembiayaan rumah, layanan transaksi, tabungan, wealth solution, digital banking, pembiayaan UMKM, hingga penguatan bisnis corporate dan commercial banking yang terkait dengan ekosistem perumahan dan sektor-sektor strategis nasional.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo, mengatakan, BTN tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan setiap ekspansi didukung oleh tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi proses, dan prinsip keberlanjutan yang semakin kuat.
“Transformasi BTN saat ini bergerak lebih menyeluruh. Kami tetap memperkuat posisi sebagai pemimpin pembiayaan perumahan, namun pada saat yang sama juga memperluas peran BTN sebagai penyedia solusi keuangan holistik bagi nasabah dan ekosistem. Sejalan dengan arahan Danantara, BTN terus memperkuat digitalisasi, otomasi proses, tata kelola, manajemen risiko, dan ESG agar pertumbuhan bisnis dapat berjalan sehat, prudent, dan berkelanjutan,” ujar Setiyo di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Setiyo menegaskan, transformasi manajemen risiko menjadi salah satu fondasi penting dalam menopang agenda pertumbuhan BTN. Perseroan terus memperkuat kualitas proses kredit, risk culture, early warning system, pengelolaan portofolio, serta tata kelola risiko secara end-to-end. Dengan fondasi tersebut, ekspansi bisnis BTN diharapkan tetap berada dalam koridor prudential banking dan mampu menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.
“Bagi BTN, transformasi bukan hanya soal memperbesar skala bisnis, tetapi juga memastikan kualitas pertumbuhan. Karena itu, penguatan risk management menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi beyond mortgage. Kami ingin setiap pertumbuhan kredit, baik di segmen konsumer, UMKM, komersial, maupun korporasi, tetap didukung oleh proses yang disiplin, data-driven, dan memiliki kontrol risiko yang kuat,” tutur Setiyo.
Baca Juga: Purbaya Tambah Dana SAL, BTN Lebih Agresif Salurkan Kredit
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Corporate Banking BTN Helmy Afrisa Nugroho mengatakan perseroan terus mempercepat transformasi di lini bisnis korporasi dan komersial.
“Transformasi BTN terus kami percepat melalui penguatan layanan korporasi berbasis digital, pengembangan ecosystem-driven business, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai sektor strategis. BTN ingin hadir tidak hanya sebagai bank pembiayaan rumah, tetapi juga sebagai mitra keuangan utama bagi seluruh pelaku dalam rantai nilai ekosistem perumahan dan ekonomi nasional,” tutur Helmy.
Helmy menjelaskan, pendekatan ekosistem menjadi salah satu kunci transformasi BTN ke depan. Dengan basis nasabah yang kuat di sektor perumahan, BTN memiliki ruang besar untuk menghadirkan layanan yang lebih luas, baik bagi nasabah individu, pelaku usaha, maupun institusi. Hal tersebut mencakup solusi pembiayaan, cash management, transaction banking, supply chain financing, serta layanan digital yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah modern.
Atas upaya dan komitmennya tersebut, BTN kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan memborong lima penghargaan pada ajang Asian Banking & Finance Awards 2026 di Singapura. Pencapaian tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi transformasi BTN sebagai bank spesialis perumahan yang terus berevolusi menjadi penyedia solusi keuangan holistik bagi nasabah dan ekosistem nasional.
Dalam ajang penghargaan internasional tersebut, BTN berhasil meraih lima penghargaan, yakni Indonesia Domestic Digital Transformation Bank of the Year, Indonesia Domestic Ecosystem Platform Initiative of the Year, Indonesia Domestic Digital MSME Initiative of the Year, Indonesia Domestic Technology & Operations Bank of the Year, serta Ecosystem Initiative of the Year – Indonesia.
Baca Juga: Sah, BTN Resmi Akuisisi Portofolio Kredit Pensiun SMBC Indonesia
Setiyo menambahkan, pengakuan internasional terhadap transformasi BTN juga tercermin dari pencapaian perseroan sebagai bank pertama di Indonesia yang memperoleh MSCI ESG Rating AA. Capaian tersebut menunjukkan bahwa transformasi BTN tidak hanya menghasilkan kinerja finansial yang solid, tetapi juga semakin diakui dari sisi environmental, social, and governance di tingkat global.
“Pencapaian MSCI ESG Rating AA menjadi validasi bahwa transformasi BTN berjalan pada jalur yang benar. Bagi kami, keberlanjutan bukan sekadar agenda tambahan, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi bisnis, tata kelola, dan manajemen risiko. BTN ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis yang kami dorong, baik di sektor perumahan maupun ekosistem yang lebih luas, tetap menciptakan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi nasional,” kata Setiyo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: