Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mesir Kalah, Tapi Menangkan Hati Penonton: Perjuangan The Pharaohs Membuat Legenda Sepak Bola Terharu

        Mesir Kalah, Tapi Menangkan Hati Penonton: Perjuangan The Pharaohs Membuat Legenda Sepak Bola Terharu Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Timnas Mesir harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis dari Argentina. Namun, perjuangan Mohamed Salah dan kawan-kawan justru mendapat banyak penghormatan karena mampu membuat sang juara bertahan berada dalam tekanan besar.

        Mesir takluk 2-3 dari Argentina pada laga babak 16 besar di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam WIB. Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena The Pharaohs sempat berada di atas angin dengan keunggulan dua gol.

        Yasser Ibrahim membuka keunggulan Mesir pada menit ke-15 melalui sundulan. Argentina kemudian mendapat peluang menyamakan kedudukan lewat penalti, tetapi eksekusi Lionel Messi berhasil digagalkan kiper Mostafa Shobeir.

        Mesir bahkan sempat mencetak gol kedua melalui Mostafa Ziko pada menit ke-58. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan tinjauan VAR dan menemukan adanya pelanggaran dalam proses serangan.

        Meski sempat kehilangan momentum, Mesir tetap menunjukkan perlawanan luar biasa menghadapi Argentina yang berstatus juara bertahan. Mereka membuat Lionel Messi dan rekan-rekannya harus berjuang hingga menit-menit terakhir pertandingan.

        Argentina akhirnya bangkit lewat tiga gol balasan. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79, Messi menyamakan kedudukan empat menit kemudian, sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.

        Kegagalan melangkah ke perempat final memang menjadi pukulan berat bagi Mesir. Namun, penampilan mereka membuat banyak pihak memberikan apresiasi, termasuk mantan pemain Timnas Skotlandia Ally McCoist.

        McCoist menilai Mesir pantas mendapatkan simpati setelah memberikan perlawanan luar biasa kepada Argentina. Menurutnya, hanya orang yang tidak memiliki empati yang tidak tersentuh melihat perjuangan para pemain The Pharaohs.

        "Saya benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja saya lihat. Seseorang harus berhati batu untuk tidak bersimpati kepada anak-anak muda itu," ujar McCoist seperti dikutip ITV.

        Meski kecewa dengan hasil akhir, McCoist juga mengakui kualitas Argentina sebagai tim besar. Menurutnya, comeback tersebut menunjukkan alasan mengapa Lionel Messi dan kawan-kawan masih menjadi salah satu tim terkuat di dunia.

        Baca Juga: Messi Marah Besar Usai Argentina Comeback Lawan Mesir, Ini Penyebabnya

        "Sang juara dunia benar-benar menunjukkan alasan mengapa mereka menyandang gelar tersebut. Sebuah kebangkitan yang luar biasa. Messi dan kawan-kawan masih belum habis," katanya.

        Bagi Mesir, Piala Dunia 2026 tetap menjadi catatan bersejarah. Mereka untuk pertama kalinya berhasil mencapai babak 16 besar turnamen tersebut dan menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim terbaik dunia.

        Meski langkah mereka terhenti, perjuangan The Pharaohs meninggalkan kesan mendalam. Mereka kalah di papan skor, tetapi berhasil mendapatkan rasa hormat dari dunia sepak bola.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: