Trump Puji Pakta Pertahanan Makkah, Sebut Arab Saudi-Turki-Pakistan Makin Kuat
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut baik Pakta Pertahanan Makkah yang ditandatangani Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Trump menilai kesepakatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya persatuan negara-negara di Timur Tengah.
Trump menyampaikan pandangannya melalui akun Truth Social. Dia mengaku senang melihat ketiga negara tersebut akhirnya menandatangani pakta pertahanan bersama.
"Saya sangat senang melihat Arab Saudi, Turki, dan Pakistan baru-baru ini akhirnya menandatangani Pakta Pertahanan Makkah," tulis Trump, seperti dilansir AFP.
Menurut Trump, kesepakatan tersebut menunjukkan kemampuan negara-negara di kawasan untuk meningkatkan pertahanan secara mandiri. Dia juga menilai pakta tersebut menjadi tanda semakin bersatunya Timur Tengah.
"Hal ini juga memperlihatkan bagaimana negara-negara pada akhirnya mampu mempertahankan diri dengan cara yang lebih bermakna," tulisnya.
Trump kemudian menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah penting. "LANGKAH PERTAMA YANG BESAR, BERANI, DAN PENTING," sambung Trump.
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan sebelumnya menandatangani perjanjian pertahanan bersama pada awal Agustus 2026. Kesepakatan tersebut kemudian dikenal sebagai Pakta Pertahanan Makkah.
Salah satu klausul dalam pakta tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan prinsip pertahanan kolektif NATO. Serangan terhadap salah satu negara anggota akan dipandang sebagai serangan terhadap ketiga negara.
Kesepakatan itu muncul ketika konflik antara AS dan Iran masih berlangsung. Kondisi tersebut membuat pakta pertahanan tiga negara tersebut mendapat perhatian karena berpotensi memengaruhi dinamika keamanan di Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan pakta tersebut bertujuan memperkuat pencegahan kolektif. Ketiga negara juga berkomitmen mendorong perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan.
Baca Juga: Respons Iran Usai Trump Nyatakan Selat Hormuz Segera Jadi Wilayah AS
"Perjanjian tersebut mendeklarasikan komitmen bersama untuk lebih memperkuat keamanan kolektif dan untuk mendorong perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan ini dan sekitarnya," ujar Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Arab Saudi, Turki, dan Pakistan juga disebut memiliki komitmen untuk terlibat dalam upaya penyelesaian konflik antara AS dan Iran. Langkah tersebut membuat kesepakatan pertahanan ketiga negara memiliki dimensi strategis di tengah ketegangan kawasan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: